Iklan Bapenda Sumut
Berita

BKM Masjid SAH Klarifikasi Sorotan Kamar Mandi dan Laporan Keuangan Masjid

Tim Langkatoday
552
×

BKM Masjid SAH Klarifikasi Sorotan Kamar Mandi dan Laporan Keuangan Masjid

Sebarkan artikel ini

Stabat, Langkatoday.com – Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Safiyyul Amaliyyatil Hadiiqah (SAH), Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, memberikan klarifikasi atas pemberitaan mengenai kondisi fasilitas kamar mandi serta informasi keuangan masjid yang sebelumnya menjadi sorotan masyarakat.

Ketua BKM Masjid SAH, Muhammad Sadri, menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, kritik tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan pengelolaan masjid.

“Insyaallah masukannya akan jadi evaluasi bagi kami untuk lebih baik lagi mengurusi rumah Allah,” ujar Muhammad Sadri kepada Langkatoday, Kamis (9/7) malam.

Menanggapi papan informasi keuangan masjid yang terakhir diperbarui pada Januari 2026, Sadri menjelaskan bahwa keterlambatan pembaruan tersebut terjadi karena kelalaian petugas yang bertugas menuliskan laporan di papan pengumuman.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa laporan kondisi keuangan masjid tetap disampaikan secara terbuka kepada jamaah setiap pekan.

“Petugas yang mencatatkan di papan lalai, tapi informasi keuangan selalu dibacakan setiap sebelum azan Jumat,” jelasnya.

Sadri juga meluruskan informasi mengenai angka saldo yang tertera di papan pengumuman. Menurutnya, angka sekitar Rp45 juta yang terlihat bukan menunjukkan saldo positif, melainkan kondisi kas minus sekitar Rp45 juta.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena pembangunan fasilitas masjid dilakukan menggunakan sistem dana talangan atau pembelian material secara utang kepada penyedia bangunan agar proses pembangunan tidak terhenti.

“Kami membangun dengan sistem dana talangan atau utang di panglong agar proses pembangunan cepat selesai. Makanya kas minus. Utang itu kami cicil setiap Jumat, sehingga pengutipan infak di lampu merah tetap berjalan,” ungkapnya.

Selain memberikan klarifikasi terkait laporan keuangan, Sadri mengatakan pihaknya juga langsung menindaklanjuti masukan mengenai kondisi fasilitas kamar mandi masjid.

Menurutnya, setelah menerima informasi tersebut, pengurus segera melakukan pembaruan papan informasi keuangan agar sesuai dengan laporan yang rutin disampaikan kepada jamaah setiap Jumat.

“Tadi selesai salat Ashar sudah kami perbaiki sesuai laporan keuangan yang dibacakan setiap sebelum salat Jumat,” katanya.

Sebelumnya, warga menyoroti kondisi kamar mandi Masjid SAH yang dinilai membutuhkan perhatian, di antaranya adanya pintu kamar mandi yang rusak serta persoalan kebersihan. Warga juga mempertanyakan belum diperbaruinya informasi keuangan pada papan pengumuman masjid.