DomaiNesia
PolitikRegional

Viral Rombongan Orang Penting Berfoto Ria di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik

Tim Langkatoday
1941
×

Viral Rombongan Orang Penting Berfoto Ria di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Padang, Langkatoday.com – Media sosial kembali dihebohkan oleh aksi rombongan kendaraan mewah yang dikawal mobil patwal polisi saat melintasi jalur legendaris Sitinjau Lauik, Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Video yang beredar memperlihatkan sejumlah orang turun dari mobil dan melakukan sesi foto di titik paling berbahaya jalur lintas Sumatra tersebut, Ahad (12/4).

Kegiatan berfoto ria ini menuai respons negatif dari warganet karena dilakukan tepat di tikungan curam Panorama I, yang dikenal memiliki topografi ekstrem dan merupakan jalur vital bagi kendaraan berat.

Sesi Foto di Jalur “Maut”

Dalam rekaman yang viral, rombongan tersebut tidak hanya mengambil foto dari sisi bawah, tetapi juga dari sudut atas tikungan. Mirisnya, beberapa orang tampak bersalaman di tengah jalan, yang mengakibatkan truk-truk besar dan kendaraan lain terpaksa berhenti total di tengah tanjakan curam yang berisiko tinggi.

Rombongan tersebut diduga kuat merupakan politikus Arteria Dahlan. Hingga saat ini, pihak terkait belum memberikan jawaban resmi atas insiden yang dinilai membahayakan keselamatan lalu lintas tersebut.

Klarifikasi Polda Sumatera Barat

Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol M. Reza Chairul, membenarkan peristiwa tersebut namun menyebutkan bahwa video itu diambil sekitar satu minggu yang lalu. Ia menjelaskan bahwa rombongan saat itu tengah menuju kegiatan di wilayah Polres Solok Kota.

Reza menduga rombongan berhenti untuk memberikan tali asih kepada para relawan pengatur jalan (Pak Ogah) yang biasa berjaga di sana, sebuah kebiasaan yang lazim dilakukan pengendara lain.

“Di situ masyarakat biasa berhenti untuk memberi bingkisan kepada sukarelawan pengatur lalu lintas. Kejadiannya diperkirakan hanya sekitar satu menit dan tidak berlangsung lama,” ungkap Reza saat dikonfirmasi.

Meski durasinya singkat, aksi berhenti di tikungan ekstrem tersebut tetap dianggap melanggar prosedur keselamatan. Terlebih lagi, rombongan berada dalam pengawalan resmi kepolisian yang seharusnya mengutamakan kelancaran arus lalu lintas.

Sebagai bentuk tindakan tegas, Dirlantas Polda Sumbar telah melayangkan teguran kepada jajaran yang bertanggung jawab.

“Itu yang mengawal dari Satlantas Polres Solok Kota. Sudah saya tegur Kapolres dan Kasatlantasnya,” tegas Kombes Reza.

Sitinjau Lauik merupakan celah gunung dengan risiko kecelakaan tinggi. Aktivitas yang menghambat laju kendaraan di jalur ini, terutama truk bermuatan berat, sangat berisiko menyebabkan rem blong atau kendaraan tidak kuat menanjak.