Warga Aceh Tamiang Protes Pemerintah, Keluhkan Penanganan Pasca Banjir Bandang

- Pewarta

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Aceh Tamiang, Langkatoday.com – Kekecewaan mendalam dirasakan warga Kampung Kota Lintang Bawah, Kabupaten Aceh Tamiang, terhadap penanganan pascabanjir bandang yang dinilai lamban. Sudah belasan hari berlalu, namun kondisi di wilayah terdampak disebut belum menunjukkan perubahan berarti.

Seorang warga setempat bernama Usman meluapkan protes kerasnya terhadap para pejabat pemerintah. Dalam pernyataannya, Usman menyebut warga seperti dibiarkan hidup di tengah sisa-sisa material banjir tanpa kejelasan penanganan.

“Sudah belasan hari kondisi kami seperti ini, tapi tidak ada kepastian. Kami merasa diabaikan,” ujar Usman dengan nada kesal.

 

View this post on Instagram

 

Bahkan, dalam bentuk kekecewaan dan sindiran keras, Usman melontarkan pernyataan agar pemerintah sekalian mengirim minyak untuk membakar kayu-kayu sisa banjir beserta warga terdampak, sehingga pemerintah tidak perlu lagi direpotkan.

“Supaya pemerintah tidak repot lagi, dan lahannya bisa langsung ditanami sawit,” ucapnya dengan nada sarkastik.

Baca Juga:  Hilangnya Kepercayaan Publik

Pernyataan tersebut mencerminkan kemarahan dan keputusasaan warga yang hingga kini masih berjibaku dengan dampak banjir bandang. Endapan kayu, lumpur, dan kerusakan lahan disebut belum mendapat penanganan serius, sementara aktivitas dan mata pencaharian warga lumpuh total.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera turun tangan secara nyata, tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga memberikan solusi konkret untuk pembersihan wilayah serta pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB