Korban Tewas Banjir Langkat Jadi 13 Orang, Air Masih Menggenang Hingga 1 Meter

- Pewarta

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Jumlah korban meninggal akibat banjir besar yang melanda Kabupaten Langkat kembali bertambah. Hingga Selasa, (9/12) pukul 15.00 WIB, tercatat 13 warga meninggal dunia sejak banjir mulai melanda pada 26 November lalu.

Bencana yang telah berlangsung lebih dari dua pekan ini merendam 16 kecamatan, 142 desa, dan 27 kelurahan, namun hingga hari ini masih menyisakan genangan di sejumlah titik kritis.

Sebaran Korban Jiwa

Korban terbanyak tercatat di Kecamatan Babalan (6 orang), disusul Kecamatan Besitang (6 orang), dan Kecamatan Tanjung Pura (1 orang).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi ini tidak hanya menelan korban akibat derasnya arus, tetapi juga karena kelelahan ekstrem, syok, keterlambatan evakuasi, serta penyakit penyerta yang tidak tertangani dengan cepat.

Baca Juga:  Lawan Institute Komentari Terkait Kasus Dugaan Love Scamming Rp87 Juta di Jakarta: Serukan Akselerasi Hukum dan Literasi Relasi Digital

Wilayah Tanjung Pura dan Hinai disebut sebagai titik terparah, dengan ketinggian air yang masih mencapai 50–100 sentimeter.

“Kondisi di Tanjung Pura dan Hinai masih terdapat tinggi debit air yang mencapai 50–100 sentimeter,” kata Kepala BPBD Langkat, Muhammad Ansyari, Rabu (10/12).

Upaya Pemerintah Dipertanyakan

Pemkab Langkat mengklaim telah melakukan sejumlah langkah percepatan: distribusi sembako, air bersih, layanan kesehatan, hingga logistik melalui jalur darat dan air.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebagian warga masih kesulitan mengakses makanan, layanan medis, dan tempat tinggal layak.

Genangan yang bertahan lebih dari dua minggu menimbulkan masalah baru: penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, kelelahan massal, hingga tekanan psikologis, terutama pada anak-anak dan lansia.

Baca Juga:  Usai Bertugas di Gaza, Dokter Asal Prancis Ungkap Kemunafikan Barat

Pemerintah daerah juga menyebut telah menutup tanggul Sungai Besilam yang jebol sepanjang 15 meter di Dusun X Mekar Sari, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu. Namun upaya ini dinilai terlambat, mengingat tanggul jebol menjadi salah satu penyebab meluasnya genangan.

Status Darurat Diperpanjang, Tapi Warga Masih Menunggu Kepastian

Karena kondisi belum stabil, Pemkab Langkat kembali memperpanjang status tanggap darurat hingga 16 Desember 2025.

Namun pertanyaan mendasar dari publik masih menggantung:

  1. Mengapa korban terus bertambah?
  2. Mengapa air belum surut signifikan setelah dua pekan?
  3. Di mana percepatan nyata yang dijanjikan?

Lebih dari sekadar data, 13 nyawa yang hilang adalah potret mahalnya harga keterlambatan.

Dan Langkat hari ini tidak hanya dilanda banjir, tetapi juga krisis ketanggapan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Respons Aspirasi Warga, Pemkab Langkat Pastikan Perbaikan Jalan di Kecamatan Binjai Masuki Tahapan Tender
Tiorita Dorong Perbaikan Tanggul Paya Bunder, Tim Provinsi Turun Survei
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB