Isu Mundurnya Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR Menguat, PAN Masih Bahas Internal

- Pewarta

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday – Kabar mundurnya anggota DPR Fraksi PAN, Eko Patrio dan Uya Kuya, mulai santer terdengar. Keduanya disebut-sebut bakal mengundurkan diri setelah pernyataan mereka yang menimbulkan kegaduhan publik dan bahkan menjadi salah satu pemicu demonstrasi besar dalam beberapa pekan terakhir.

Seorang sumber redaksi di DPP PAN mengakui isu tersebut memang sedang serius dibahas di internal partai.

“Benar ada diskusi soal itu,” kata sumber tersebut kepada wartawan, Ahad (31/8/2025).

Meski begitu, PAN menegaskan belum akan mengambil keputusan terburu-buru. Hal ini karena posisi Eko Patrio yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PAN.

Namun desakan agar Eko dan Uya segera mundur disebut semakin kencang terdengar, bahkan sudah sampai ke meja Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Keputusan akhir terkait nasib keduanya akan diumumkan langsung oleh petinggi PAN dalam waktu dekat.

Sementara itu, Eko Patrio dan Uya Kuya telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.

Baca Juga:  Dimulai 2027, Pemerintah Renovasi Sekolah dan Perluas Pembelajaran Digital

Permintaan maaf itu disampaikan melalui unggahan Instagram bersama rekan separtainya, Sigit Purnomo alias Pasha, pada Sabtu malam (30/8).

Eko menegaskan dirinya tidak memiliki niat memperkeruh keadaan, dan berkomitmen menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dengan tulus dan bertanggung jawab.

“Ke depan, saya akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan menyampaikan pendapat,” ujar Eko.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Terbaru