Disindir Arogan oleh Ricky Anthony, Bobby Nasution Balas: Belajar Lagi Soal Kuorum!

- Pewarta

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akhirnya buka suara terkait tudingan arogan yang dilontarkan Wakil Ketua DPRD Sumut, Ricky Anthony, menyusul aksinya meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumut beberapa waktu lalu.

Menurut Bobby, keputusannya meninggalkan ruang sidang bukan bentuk arogansi, melainkan karena persoalan yang diperdebatkan saat itu merupakan urusan internal DPRD terkait keabsahan kuorum.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

View this post on Instagram

 

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby usai menghadiri rapat paripurna pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Sumut, Kamis (30/7).

“Saya rasa nggak arogan ya. Kenapa? Karena rapat ini bisa dimulai kalau dari sisi eksekutif ada gubernur yang hadir untuk menandatangani. Sementara dari sisi DPRD, rapat harus memenuhi kuorum,” kata Bobby kepada wartawan.

Baca Juga:  90 Rumah Warga Labura Rata dengan Tanah, Bobby Nasution: "Saya Belum Monitor, Duduk Sama-sama Ajalah"

Bobby menjelaskan, persoalan yang diperdebatkan saat itu bukan mengenai kehadiran gubernur, melainkan terkait jumlah kehadiran anggota DPRD yang menjadi syarat sahnya rapat paripurna.

“Yang dipermasalahkan kan bukan kehadiran gubernurnya, yang dipermasalahkan kuorumnya, masalah kehadiran anggota DPRD. Masa saya yang disalahkan?” ujarnya.

Menanggapi kritik yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony, Bobby menyarankan agar politikus Partai NasDem tersebut mempelajari kembali aturan mengenai mekanisme rapat paripurna.

“Ya belajar lagi lah,” ucap Bobby singkat.

Sebelumnya, Ricky Anthony menilai tindakan Bobby meninggalkan ruang rapat saat paripurna masih berlangsung merupakan sikap yang tidak tepat dan terkesan arogan. Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca Juga:  Kojira Sumut Dorong Implementasi Perpres Ojol dan Soroti Antrean Pertalite di DPRD Sumut

Adapun polemik bermula saat rapat paripurna pembahasan LPJ APBD Sumut Tahun Anggaran 2025 memasuki agenda penandatanganan keputusan bersama.

Sejumlah anggota DPRD mengajukan interupsi dan mempertanyakan keabsahan kuorum rapat sehingga terjadi perdebatan di internal legislatif.

Di tengah dinamika tersebut, Bobby Nasution bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memilih meninggalkan ruang sidang.

Menurut Bobby, persoalan yang berkembang merupakan ranah internal DPRD dan bukan bagian dari kewenangan pihak eksekutif.

Polemik ini pun memunculkan beragam tanggapan. Sejumlah pihak menilai langkah Bobby merupakan bentuk kehati-hatian dalam menjaga legalitas proses pengambilan keputusan, sementara sebagian lainnya menganggap tindakan tersebut kurang tepat dilakukan saat rapat paripurna belum benar-benar ditutup.

Hingga kini, perbedaan pandangan tersebut masih menjadi perbincangan publik.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB