Bukan Setop MBG, Prabowo Pilih Penerapan WFH dan Pengurangan Hari Kerja untuk Antisipasi Krisis BBM

- Pewarta

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran pemerintah untuk mengkaji penerapan work from home (WFH) dan pengurangan hari kerja sebagai langkah strategis menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Instruksi ini disampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3).

“Kita bersyukur kita aman, tetapi kita juga harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM kita,” ujar Prabowo, menekankan pentingnya langkah proaktif menghadapi kemungkinan krisis ekonomi akibat gejolak di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak.

Menurut Presiden, lonjakan harga energi akan berdampak pada berbagai sektor, termasuk harga pangan.

Ia mencontohkan langkah yang diterapkan Pakistan, mulai dari pengurangan gaji pejabat negara, pengurangan konsumsi BBM, hingga WFH dan pengurangan hari kerja sebagai respons terhadap krisis.

Prabowo juga menyoroti pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19, ketika banyak pekerja berhasil bekerja dari rumah secara efisien sehingga mampu menghemat BBM dalam jumlah besar.

“Kita tidak panik, tetapi kita juga tidak boleh terlalu lengah. Berbagai kemungkinan terburuk harus diantisipasi,” tegas mantan Menteri Pertahanan itu.

Baca Juga:  Nelayan Terjebak Hujan Material Erupsi Anak Krakatau, Panik Sambil Bertakbir

Lonjakan harga minyak dunia terjadi akibat konflik Iran melawan Israel dan Amerika Serikat, yang mengganggu lalu lintas Selat Hormuz, jalur utama perdagangan migas dari negara-negara Teluk.

Harga minyak dunia naik tajam dari sekitar 60 dolar AS per barel menjadi 115 dolar AS per barel, sementara asumsi APBN saat ini hanya 70 dolar AS per barel.

Per hari ini, harga minyak mentah WTI tercatat 98,71 dolar AS per barel, menandakan potensi tekanan tambahan pada keuangan negara.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru