Regional

AMARA Sumut dan Mahasiswa USU Gelar Aksi di DPRD Sumut, Serahkan 11 Tuntutan untuk Pemerintah

YR Siregar
36
×

AMARA Sumut dan Mahasiswa USU Gelar Aksi di DPRD Sumut, Serahkan 11 Tuntutan untuk Pemerintah

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bersatu Sumatera Utara (AMARA Sumut) bersama sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Kota Medan, Senin (15/6).

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu diakhiri dengan penyampaian 11 tuntutan kepada DPRD Sumatera Utara.

Massa memulai aksi dengan long march dari Simpang Pelangi Medan sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka kemudian bergerak melewati Simpang Azko Juanda, Simpang Waspada, depan Kantor Bank Indonesia, Simpang JW Marriott, Bundaran SIB, hingga tiba di Gedung DPRD Sumut.

Setibanya di lokasi, massa AMARA Sumut bergabung dengan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara (USU). Meski membawa fokus tuntutan yang berbeda, kedua kelompok menyatakan memiliki semangat yang sama dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Dalam aksi tersebut, AMARA Sumut menyerahkan 11 poin tuntutan kepada DPRD Sumut sebagai bentuk kritik terhadap sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan lembaga legislatif.

Aksi juga diwarnai dengan simbolisasi berupa keranda yang dibawa oleh peserta aksi. Keranda tersebut disebut sebagai bentuk kritik sosial terhadap kondisi penegakan keadilan yang dinilai semakin menjauh dari harapan masyarakat.

Pimpinan aksi, Nurmahmudi Junid, mengatakan demonstrasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi publik.

“Aksi ini lahir dari keresahan yang nyata di tengah masyarakat. Kami datang bukan untuk mencari keributan, melainkan untuk menyampaikan suara rakyat secara terbuka dan bermartabat. Sebelas tuntutan yang kami bawa adalah hasil dari konsolidasi dan kegelisahan bersama yang harus dijawab dengan langkah konkret,” ujarnya.

Senada dengan itu, Koordinator Lapangan, Rudi Sakban, menyebut rute panjang yang ditempuh massa menjadi simbol perjuangan rakyat dalam memperjuangkan aspirasi.

“Keranda yang kami bawa adalah simbol bahwa ada kegelisahan mendalam atas kondisi keadilan hari ini. Kami ingin DPRD Sumut serius merespons aspirasi yang kami sampaikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua AMARA Sumut, M. Farhan Muhaimin, menegaskan pihaknya akan terus mengawal tindak lanjut atas tuntutan yang telah disampaikan kepada DPRD Sumut.

Menurutnya, penerimaan dokumen tuntutan tidak boleh berhenti sebagai formalitas semata, melainkan harus diwujudkan dalam langkah-langkah konkret yang berpihak kepada masyarakat.

“Kami berharap DPRD Sumut benar-benar menindaklanjuti tuntutan ini. Jika tidak ada langkah serius, maka kami siap kembali turun ke jalan dengan kekuatan yang lebih besar,” tegas Farhan.

Massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Sumatera Utara, Erni Sitorus. Pihak DPRD disebut menerima dan menandatangani dokumen tuntutan sebagai bentuk komitmen awal untuk menindaklanjutinya melalui mekanisme yang berlaku.

Aksi yang berlangsung tertib hingga siang hari tersebut menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dan masyarakat dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada keadilan, transparansi, dan kepentingan rakyat.