Diduga Tampar Ibu Hamil, Karyawan Yakult Center Titi Kuning Medan Berujung Laporan Polisi

Medan, Langkatoday.com – Seorang perempuan yang sedang hamil muda, Zulmi Yana, mengaku mengalami kekerasan dari rekan kerjanya di PT Yakult Center Titi Kuning Medan, Sabtu (8/8).

Yana mengaku ditampar oleh rekan kerjanya berinisial RM (50) setelah terjadi persoalan yang berkaitan dengan percakapan mengenai mantan rekan kerja mereka.

Menurut Yana, persoalan bermula dari pembicaraan mengenai arisan bulanan senilai Rp100 ribu yang diikuti sejumlah karyawan. Dalam percakapan tersebut, RM disebut mempertanyakan kemampuan mantan rekan kerja mereka, Ika, dalam memenuhi kewajiban arisan setelah pindah bekerja ke perusahaan lain.

Yana kemudian menyampaikan isi pembicaraan tersebut kepada Ika. Namun, informasi itu kemudian menimbulkan persoalan karena Ika merasa pernyataan yang disampaikan RM telah menyinggung dirinya maupun kondisi keluarganya.

Baca Juga:  Rico Waas Lantik Pejabat Eselon II dan Fungsional, Berikut Daftarnya 

Perselisihan tersebut kemudian berlanjut hingga RM mendatangi Yana yang saat itu berada di rumah seorang rekannya.

Yana mengaku saat itu dirinya belum sempat memberikan penjelasan. RM disebut langsung menampar wajahnya.

“Saya langsung ditampar. Saat itu saya menangis karena kaget dan takut. Saya juga sedang hamil muda,” ujar Yana.

Menurut Yana, tamparan tersebut meninggalkan bekas pada wajahnya. Ia kemudian menjalani pemeriksaan medis dan melakukan visum untuk mendokumentasikan kondisi yang dialaminya.

Selain pada bagian wajah, Yana mengaku mengalami keluhan pada bagian telinga. Ia menyebut telinga bagian belakang mengalami memar setelah tamparan tersebut mengenai anting yang dikenakannya.

Baca Juga:  Hak Ahli Waris Pekerja Islamic Center Akhirnya Dibayarkan, KSPSI Sumut Apresiasi Ketegasan Pemko Medan

Yana juga mengaku mengalami telinga berdengung, terasa basah serta pusing setelah kejadian.

Terduga Pelaku Akui Ada Pemukulan

Saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Cabang Yakult Center Titi Kuning Medan, RM membenarkan adanya kontak fisik terhadap Yana.

Namun, ia membantah melakukan pemukulan dengan keras.

“Memang ada saya pukul, tapi cuma mulutnya, itu pun pelan. Habis itu saya pergi. Saya tidak tahu kalau dia menangis,” ujar RM.

RM juga mengaku tidak mengetahui bahwa Yana sedang dalam kondisi hamil ketika kejadian berlangsung.

Ia menyebut tindakannya dipicu oleh persoalan komunikasi yang menurutnya berbeda antara informasi yang disampaikan Yana kepada Ika dengan apa yang sebelumnya ia maksudkan.

“Kalau memang dia tidak terima, silakan saja laporkan,” katanya.

Baca Juga:  Viral! Petugas PLN Diduga Dobrak Akses Rumah Warga, Pemilik Murka

Dalam kesempatan tersebut, pengawas Kantor Cabang Yakult Center Titi Kuning Medan, Charol, turut hadir. Ia mengaku mengetahui persoalan tersebut dan membenarkan bahwa RM merupakan salah satu karyawan senior di lingkungan kerja tersebut.

Korban Tempuh Jalur Hukum

Pasca kejadian, Yana bersama keluarganya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Patumbak untuk melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya.

Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis dan visum sebagai bagian dari upaya melengkapi laporan.

Kasus tersebut kini menjadi persoalan hukum yang akan ditangani aparat kepolisian. Langkah penyelidikan diperlukan untuk memastikan kronologi kejadian, bentuk kekerasan yang terjadi, serta keterangan dari masing-masing pihak.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI