Atraksi Terjun Payung Kopassus Meriahkan HUT ke-81 RI, Bendera Bergambar Prabowo Jadi Sorotan

Jakarta, Langkatoday.com – Atraksi terjun payung prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI menjadi salah satu pertunjukan yang menarik perhatian dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Para prajurit Kopassus melakukan penerjunan dari ketinggian belasan ribu meter dengan membawa sejumlah bendera. Aksi tersebut berlangsung di hadapan tamu undangan dan masyarakat yang menyaksikan rangkaian perayaan kemerdekaan.

Tak hanya membawa Sang Saka Merah Putih, para penerjun juga membentuk sejumlah formasi di udara. Atraksi semakin meriah dengan penggunaan flare berwarna yang terpasang pada bagian sepatu penerjun.

Salah satu momen yang kemudian mencuri perhatian adalah ketika sebuah bendera berukuran besar dibentangkan di udara dan menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Prabowo Lantik Dahnil Anzar Simanjuntak Wakil Menteri Haji dan Umrah

Kemunculan foto Presiden tersebut sontak menjadi perbincangan di media sosial.

Sejumlah warganet mempertanyakan alasan penggunaan foto Prabowo dalam atraksi yang digelar untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Sebagian mempertanyakan apakah penggunaan foto tersebut merupakan bagian dari konsep resmi perayaan HUT ke-81 RI atau bagian dari teknis atraksi yang disiapkan penyelenggara.

“Ini HUT RI, bukan ultah Prabowo,” tulis salah satu akun di media sosial.

Komentar lainnya mempertanyakan apakah simbol personal dalam atraksi tersebut selaras dengan semangat peringatan kemerdekaan yang selama ini identik dengan simbol-simbol kenegaraan, khususnya Sang Merah Putih.

Meski demikian, atraksi terjun payung tersebut juga mencatatkan prestasi tersendiri.

Aksi Canopy Formation Side by Side dengan membentangkan bendera berukuran 12 meter x 8 meter tercatat memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Baca Juga:  Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Gantikan Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan

Para penerjun berhasil menjaga formasi sambil membentangkan bendera di udara, menjadi salah satu atraksi yang menonjol dalam rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini.

Rangkaian HUT ke-81 RI di Istana

Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka diawali dengan rangkaian Kirab Pengantaran Bendera Pusaka dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi kemudian dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB.

Sementara itu, prosesi penurunan Bendera Sang Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada pukul 16.00 WIB. Setelah seluruh rangkaian selesai, Bendera Pusaka akan kembali disimpan di kawasan Monas.

Dalam peringatan kemerdekaan tahun ini, Istana mengundang hampir 10.000 tamu dari berbagai kalangan.

Baca Juga:  Jelang HUT RI ke-81, 46 Paskibraka Langkat Resmi Dikukuhkan

Mereka terdiri atas pejabat negara, mantan presiden dan wakil presiden, menteri, pimpinan lembaga negara, hingga masyarakat umum.

Selain upacara kenegaraan, berbagai pertunjukan seni dan budaya turut disiapkan untuk memeriahkan perayaan.

Atraksi udara TNI Angkatan Udara juga menjadi bagian dari rangkaian hiburan. Sebanyak 81 pesawat TNI AU dijadwalkan ambil bagian, termasuk dua unit jet tempur Rafale.

Di tengah kemeriahan tersebut, atraksi terjun payung Kopassus menjadi salah satu perhatian utama. Namun, penggunaan bendera bergambar Presiden Prabowo justru menimbulkan perdebatan tersendiri di ruang publik.

Bagi sebagian masyarakat, pertanyaannya bukan lagi soal spektakulernya atraksi, melainkan batas antara simbol negara dan figur politik dalam sebuah perayaan kemerdekaan.

Andika
Fadli
Andika

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI