DomaiNesia
Berita

Dinilai Lukai Hati Warga Secanggang, Lawan Institute Desak Stafsus Bupati Langkat Minta Maaf

Tim Langkatoday
350
×

Dinilai Lukai Hati Warga Secanggang, Lawan Institute Desak Stafsus Bupati Langkat Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Abdul Rahim saat sedang melanjutkan studi Doktoral di kampus Universiti Islam Melaka, Malaysia
channel whastapp langkatoday

Stabat, Langkatoday.com – Pengamat Sosial dari Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institute Sumut, Abdul Rahim, menilai pernyataan yang disampaikan oleh Surkani (Soerkanie) yang merupakan Staf Khusus Bupati Langkat sangat tidak tepat dan berpotensi mencederai perasaan masyarakat.

Menurutnya, sebagai public figure sekaligus bagian dari pemerintahan, Soerkanie seharusnya mampu menunjukkan empati serta menyampaikan komunikasi yang menenangkan, bukan justru terkesan menyalahkan warga.

“Seharusnya sebagai figur publik dan Staf Khusus Bupati Langkat, tidak pantas menyampaikan pernyataan seperti itu. Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak yang sudah bertahun-tahun dirasakan adalah hal yang wajar, karena menyangkut kebutuhan dasar dan aktivitas sehari-hari,” ujar Rahim yang merupakan Dosen disalah satu perguruan Tinggi di Sumut itu kepada Langkatoday.com, Rabu (15/4) malam.

Ia menegaskan, sikap yang seharusnya diambil adalah mengajak masyarakat untuk bersabar, sembari memberikan penjelasan bahwa masih banyak wilayah lain yang juga membutuhkan perhatian dan perbaikan infrastruktur.

“Yang bijak itu adalah mengajak masyarakat bersabar, sekaligus memberikan pemahaman bahwa pemerintah sedang berupaya menangani banyak titik jalan rusak, bahkan ada yang kondisinya lebih parah,” tambahnya.

Abdul Rahim juga menilai, pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan kesan bahwa pemerintah tidak peka terhadap aspirasi warga, khususnya masyarakat Kampung Nangka dan Kecamatan Secanggang.

Karena itu, ia meminta Soerkanie untuk segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

“Kami meminta yang bersangkutan untuk meminta maaf kepada masyarakat Kampung Nangka dan Secanggang. Ini penting untuk meredam kekecewaan publik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Kecamatan Secanggang merupakan salah satu wilayah yang memberikan dukungan pada Pilkada 2024, sehingga sudah semestinya mendapatkan perhatian serta pendekatan yang lebih humanis dari pemerintah daerah.

Rahim juga mendesak Bupati Langkat untuk memberikan teguran kepada stafnya agar kejadian serupa tidak terulang.

“Bupati Langkat perlu menegur stafnya agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tutupnya.

Selain itu, Abdul Rahim turut menanggapi pernyataan Soerkanie yang menyinggung soal efisiensi anggaran terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak tepat jika disampaikan dengan nada yang terkesan menyalahkan kebijakan pemerintah pusat.

“Tidak perlu berbicara seperti itu, seolah-olah menyalahkan kebijakan efisiensi anggaran untuk program MBG. Ini merupakan program Presiden Prabowo, sehingga harus disikapi secara bijak,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan, sebagai Staf Khusus Bupati, Soerkanie seharusnya mampu memberikan solusi yang konstruktif, bukan justru memperkeruh situasi.

“Seharusnya yang disampaikan adalah solusi. Misalnya, mendorong perbaikan jalan tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pusat, dengan menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Langkat untuk berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam perbaikan infrastruktur,” pungkasnya.