Semua ada prosesnya…
Seekor ulat untuk menjadi kupu-kupu yang indah ia butuh meditasi dalam diamnya, agar jika telah tiba saatnya, orang-orang akan melihat, begitu mempesonanya sayap yang dikepakkan.
Lain dengan kopi, ia butuh proses dalam menemukan rasanya yang sulit diterjemahkan dalam bahasa, after taste nya hanya bisa terbaca lewat ekspresi penikmatnya. Adapun rasanya hanya dapat dinilai secara subjektif, berdasarkan seberapa lama si pencandu berkelana dalam dunianya.
Alam pun demikian, untuk mendatangkan malam yang dingin, ia juga berproses yang dikenal dengan senja. Senja menggabungkan dua kata, yaitu perpisahan dan penerimaan. Berpisah dengan siangnya dan menerima indahnya rembulan.
.jpg)
