Zulhas Buka Rekrutmen 35 Ribu Lowongan untuk Koperasi Merah Putih, Status Pegawai BUMN

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026 - 10:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengumumkan rekrutmen resmi pegawai untuk mengawal program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Zulhas menekankan program ini tidak boleh gagal. Hal ini disampaikan Zulhas saat konferensi pers rekrutmen pegawai KDKMP dan KNMP di kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (15/4).

“Yang (posisi) manajer itu penting perannya, karena kalau kali ini koperasi tidak berhasil, aduh taruhannya tentu besar karena seluruh kekuatan sudah kita kerahkan untuk membangun koperasi agar di setiap desa itu lilin-lilin yang menyala terang sehingga bisa menerangi,” ujar Zulhas.

Zulhas menyampaikan pemerintah telah berhasil menjaga stok pangan, mulai dari beras, ikan, telur ayam, buah, hingga sayur. Ia menilai capaian ini merupakan prestasi di tengah situasi geopolitik global yang tak pasti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi soal makan kita di 2026-2027 Insya Allah tidak kurang, lebih dari cukup,” ucap dia.

Oleh karena itu, lanjut Zulhas, pemerintah kini menatap fokus pada realisasi pembangunan KDKMP dan KNMP. Pemerintah menargetkan pembangunan 30 ribu KDKMP dan 1.399 KNMP akan selesai pada pertengahan tahun ini.

Dengan begitu, Zulhas menyampaikan puluhan ribu KDKMP dan KNMP akan memerlukan sumber daya manusia (SDM) dalam menopang usaha. Per hari ini, ucap Zulhas, pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional SDM Program Hasil Terbaik Cepat (SDMPHTC) resmi membuka rekrutmen tenaga kerja untuk KDKMP dan KNMP.

Zulhas menyampaikan tahap pertama rekrutmen dibuka untuk 35.476 tenaga kerja. Ia memerinci 30 ribu posisi manajer untuk KDKMP yang akan menjadi pegawai BUMN dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) di bawah Agrinas Pangan Nusantara. Kemudian, pemerintah juga membuka rekrutmen untuk 5.476 tenaga kerja untuk KNMP yang juga akan menjadi pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara dengan status PKWT.

Baca Juga:  KPK Tepis Klaim Khalid Basalamah Diperiksa sebagai Korban dalam Kasus Kuota Haji

“Itu akan dimatangkan lagi, apakah nanti dua tahun di BUMN, kemudian setelah itu, kalau serah terimanya tepat dua tahun, maka dia akan ikut di Koperasi Desa Merah Putih,” ungkap Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Zulhas menjamin proses rekrutmen pegawai KDKMP dan KNMP akan berjalan secara transparan dan akuntabel. Ia mengatakan rekrutmen ini dilakukan secara kolaboratif dan dikoordinasikan oleh BP BUMN yang didukung lintas kementerian dan lembaga.

“Kepada putra-putri terbaik Indonesia, inilah saatnya mengambil bagian dan peran nyata. Negara memanggil saudara-saudara sekalian untuk hadir di desa, di kelurahan, di kampung nelayan guna membangun Indonesia dari akarnya yang paling kuat,” sambung Zulhas.

Ia mengajak masyarakat mengawal proses rekrutmen berjalan dengan jujur dan terbuka. Zulhas meyakini proses seleksi ini akan menghasilkan talenta terbaik yang mampu menjalankan mandat besar presiden untuk Indonesia maju.

“Proses ini terbuka dan hanya melalui phtc.panselnas.go.id. Tidak ada titipan, tidak ada yang bayar, tidak ada yang menjamin. Yang terbaik, dia tentu akan dapat,” kata Zulhas.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan untuk membahas penguatan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemberdayaan masyarakat di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (13/4).

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna memastikan Kopdes Merah Putih menjadi pusat pemberdayaan masyarakat pedesaan untuk mengatasi kemiskinan serta menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Pertemuan itu juga membahas potensi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih.

Baca Juga:  Langkat Bangkit Pascabencana: 1.235 Rumah Terdampak Banjir Mulai Direhabilitasi Melalui Bantuan Tahap II

“Kopdes Merah Putih dipastikan juga akan menjadi instrumen penting mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen,” ujar Ferry dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (13/4).

Ferry mengatakan Kemenko PM juga memberikan arahan agar Kopdes sebagai offtaker dapat menyerap seluruh produksi masyarakat, baik pertanian, peternakan, kerajinan, serta produk lainnya. Kemenkop, lanjut Ferry, juga sudah menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial terkait penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi anggota Kopdes.

Ferry mengatakan, dengan menjadi anggota Kopdes, penerima manfaat mendapat pemberdayaan ekonomi melalui Kopdes dan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) setiap tahun. Hal ini akan berdampak terhadap kesejahteraan penerima manfaat sehingga mempercepat keluar dari desil 1 (sangat miskin) dan desil 2 (miskin).

Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan pemerintah akan berusaha sekuat tenaga agar koperasi tumbuh menjadi kekuatan ekonomi sehingga mampu mengatasi kemiskinan.

“Pemberdayaan menjadi misi agar kapasitas produksi tumbuh dan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kopdes akan menggerakkan ekonomi kita agar siap menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Muhaimin.

Muhaimin mengemukakan Kopdes akan didorong sebagai pusat tumbuhnya ekonomi masyarakat melalui produk lokal berbasis desa, pertanian, atau ekonomi kreatif agar mampu memenuhi pasar lokal dan nasional.

“Dalam konteks ini agar selalu muncul produk lokal untuk mengisi Kopdes, gerai yang ada kita harap menjadi sarana pertumbuhan produktivitas masyarakat,” kata Muhaimin.

Muhaimin menegaskan pemerintah akan terus mendorong agar koperasi meningkatkan kelembagaan yang siap bersaing di tengah pasar yang menantang dan persaingan global.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB