Empat Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis dari AL dan AU

- Pewarta

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Tabir gelap kasus penyerangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, mulai terungkap.

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI resmi mengamankan empat oknum prajurit yang diduga kuat sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, mengonfirmasi bahwa para pelaku bukan berasal dari matra darat sebagaimana spekulasi yang sempat beredar di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku Berasal dari Matra Laut dan Udara

Dalam konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Rabu (18/3), Mayjen Yusri menegaskan identitas matra para terduga tersangka untuk meluruskan informasi yang simpang siur.

Baca Juga:  Kejagung Pamer Uang Rp13 Triliun Hasil Korupsi CPO, Tumpukannya Setinggi 2 Meter!

“Kita ada beberapa matra, kita sampaikan, matranya dari AL (Angkatan Laut) dan AU (Angkatan Udara). Cukup ya,” tegas Mayjen Yusri di hadapan awak media.

Identitas Terduga Tersangka

Penyidik Puspom TNI saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap empat orang yang telah ditetapkan sebagai terduga tersangka. Adapun inisial para pelaku adalah:

  • NDP
  • SL
  • BHW
  • ES

Kronologi Penyerangan di Salemba

Aksi penyerangan brutal ini terjadi pada Kamis (12/3) malam WIB di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Saat itu, Andrie Yunus sedang mengendarai sepeda motor seorang diri. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, dua unit sepeda motor yang dikendarai para pelaku langsung memepet korban dan menyiramkan air keras sebelum akhirnya melarikan diri dari TKP.

Baca Juga:  Gunung Kayu di PT Tanjung Timberindo Masih Misteri, Polda Sumut Belum Berikan Keterangan Resmi

Pendalaman Motif

Hingga saat ini, pihak TNI belum membeberkan motif di balik penyerangan terhadap aktivis hak asasi manusia tersebut. Mayjen Yusri menyatakan bahwa tim penyidik masih mendalami keterangan para pelaku untuk mengungkap apakah aksi ini dilakukan atas inisiatif pribadi atau ada instruksi dari pihak lain.

“Empat terduga tersangka kini menjalani pemeriksaan di Puspom TNI. Penyidik secara intensif mendalami dan mencoba mengungkap motif para pelaku,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB