Iklan
DomaiNesia
DomaiNesia
Nasional

Bukan Setop MBG, Prabowo Pilih Penerapan WFH dan Pengurangan Hari Kerja untuk Antisipasi Krisis BBM

Tim Langkatoday
436
×

Bukan Setop MBG, Prabowo Pilih Penerapan WFH dan Pengurangan Hari Kerja untuk Antisipasi Krisis BBM

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Jakarta, Langkatoday.com – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran pemerintah untuk mengkaji penerapan work from home (WFH) dan pengurangan hari kerja sebagai langkah strategis menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Instruksi ini disampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3).

Iklan
Promo Website Ramadhan
Iklan

“Kita bersyukur kita aman, tetapi kita juga harus tetap berupaya mengurangi konsumsi BBM kita,” ujar Prabowo, menekankan pentingnya langkah proaktif menghadapi kemungkinan krisis ekonomi akibat gejolak di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak.

Menurut Presiden, lonjakan harga energi akan berdampak pada berbagai sektor, termasuk harga pangan.

Ia mencontohkan langkah yang diterapkan Pakistan, mulai dari pengurangan gaji pejabat negara, pengurangan konsumsi BBM, hingga WFH dan pengurangan hari kerja sebagai respons terhadap krisis.

Prabowo juga menyoroti pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19, ketika banyak pekerja berhasil bekerja dari rumah secara efisien sehingga mampu menghemat BBM dalam jumlah besar.

“Kita tidak panik, tetapi kita juga tidak boleh terlalu lengah. Berbagai kemungkinan terburuk harus diantisipasi,” tegas mantan Menteri Pertahanan itu.

Lonjakan harga minyak dunia terjadi akibat konflik Iran melawan Israel dan Amerika Serikat, yang mengganggu lalu lintas Selat Hormuz, jalur utama perdagangan migas dari negara-negara Teluk.

Harga minyak dunia naik tajam dari sekitar 60 dolar AS per barel menjadi 115 dolar AS per barel, sementara asumsi APBN saat ini hanya 70 dolar AS per barel.

Per hari ini, harga minyak mentah WTI tercatat 98,71 dolar AS per barel, menandakan potensi tekanan tambahan pada keuangan negara.