Skandal “Phantom Billing” di PT TDM: Negara Diduga Rugi Rp26,2 Miliar, Melibatkan Tiga Rumah Sakit Milik BUMN

- Pewarta

Senin, 16 Februari 2026 - 07:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Dugaan praktik korupsi besar-besaran mengguncang PT Tembakau Deli Medika (PT TDM), anak usaha PTPN I Regional 1. Perusahaan yang mengelola layanan kesehatan ini terindikasi merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp26.221.052.021 (Rp26,2 miliar) melalui modus klaim medis fiktif dan aliran dana tanpa pertanggungjawaban.

Berdasarkan data yang dihimpun, kerugian fantastis tersebut bersumber dari dua lini utama: dana talangan klaim BPJS untuk layanan yang tidak pernah diberikan sebesar Rp6,3 miliar, serta dana gelap tanpa bukti laporan senilai Rp19,8 miliar.

Modus “Phantom Billing” di Rumah Sakit

PT TDM mengoperasikan tiga rumah sakit ternama di Sumatera Utara, yakni RS Bangkatan (Binjai), RS Tanjung Selamat (Langkat), dan RS GL Tobing. Ironisnya, rumah sakit yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan ini justru diduga menjadi tempat praktik phantom billing atau klaim hantu.

Dalam laporan audit BPJS Kesehatan periode 2022-2023 di RS Bangkatan dan RS Tanjung Selamat, ditemukan indikasi fraud (kecurangan) berupa klaim layanan yang tidak riil. Artinya, rumah sakit menagihkan biaya pengobatan kepada BPJS atas tindakan medis yang sebenarnya tidak pernah dilakukan kepada pasien.

Direktur dan Kepala RS Diduga Terlibat

Kerugian ini diduga kuat terjadi bukan karena kesalahan teknis, melainkan unsur kesengajaan. Muncul indikasi adanya kerja sama sistematis antara Direktur PT TDM dengan para Kepala Rumah Sakit terkait untuk memanipulasi laporan keuangan.

Padahal, selama periode 2020-2023, ketergantungan pendapatan rumah sakit tersebut terhadap klaim BPJS sangat tinggi, yakni mencapai 93-96%. Praktik lancung ini akhirnya terbongkar saat BPJS Kesehatan melakukan audit investigasi.

Baca Juga:  PDAM Tirtanadi Buka Dapur Produksi Air Bersih, Jemaah Al Haura Diajak Lihat Langsung Proses Pengolahan

Beban Korupsi Ditanggung Korporasi

Divisi Satuan Pengawas Internal (SPI) PTPN I juga telah turun tangan melakukan audit. Hasilnya mengejutkan: pengembalian dana atas klaim fiktif tersebut justru dibebankan kepada korporasi dan para pejabat terkait.

“Rekomendasi laporan menyebutkan pengembalian klaim phantom billing menjadi beban Kepala RS, Direktur PT TDM, dan beban korporasi. Sementara denda yang muncul sepenuhnya menjadi beban korporasi,” tulis laporan tersebut.

Langkah ini dinilai sangat merugikan negara karena dana yang seharusnya digunakan untuk pengembangan layanan kesehatan masyarakat justru habis untuk menutupi jejak kecurangan oknum pejabat perusahaan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Ada Apa dengan Polres Langkat? Sudah Jadi Tersangka Sejak Mei, Kasus KDRT Masih Berkutat di P-19

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:04 WIB

KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Terbaru