Rizal Fadillah Bongkar “Drama Ijazah Jokowi”: UGM Jadi Korban Mafia Pendidikan!

- Pewarta

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA, LANGKATODAY – Penegasan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Ova Emilia, bahwa mantan Presiden Joko Widodo benar merupakan alumni Fakultas Kehutanan, belum sepenuhnya menenangkan publik.

Pemerhati politik dan kebangsaan M. Rizal Fadillah menilai kehadiran Jokowi dalam acara Dies Natalis Fakultas Kehutanan UGM tidak serta-merta membuktikan keaslian ijazahnya.

“Bahwa Jokowi pernah kuliah hanya sebatas itu yang bisa disimpulkan, tetapi lulus menjadi sarjana belum tentu,” ujar Rizal kepada Fajar.co.id, Ahad (19/10).

Menurutnya, sebutan “alumni” tidak otomatis berarti seseorang telah menyelesaikan studi. “Banyak alumni yang tidak lulus. Drama demi drama dimainkan Jokowi dan UGM dari reuni hingga Dies Natalis,” katanya.

Rizal bahkan menilai langkah UGM membela Jokowi sebagai tindakan keliru.

“Naif dan bodoh. Semestinya bukan sekadar menyebut Jokowi sebagai alumni, tapi beri kesempatan dia menunjukkan ijazahnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Simpang Siur Pengiriman TNI ke Gaza: Media Israel Sebut Tetap Jalan, Jakarta Tegaskan "On Hold"

Ia juga menuding acara tersebut sebagai “sandiwara” yang justru memperkuat kecurigaan publik.

“Gerakan mafia telah masuk ke kampus ternama. UGM melakukan harakiri hanya untuk seorang Jokowi,” ucapnya tajam.

Rizal menambahkan, jika ijazah Jokowi benar asli, mestinya kepolisian sudah mengumumkan hasil uji forensik secara terbuka.

“Tapi nyatanya ijazah itu disembunyikan. Publik tetap yakin, ijazah Jokowi itu palsu. Stop tipu-tipu,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB