www.domainesia.com
BeritaKampusKesehatan

Dosen IKH Medan Dorong Peran Ibu Cegah Anemia Remaja Putri di Pantai Cermin

Tim Langkatoday
202
×

Dosen IKH Medan Dorong Peran Ibu Cegah Anemia Remaja Putri di Pantai Cermin

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Sergai, Langkatoday.com – Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan melaksanakan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di Dusun 1 Desa Besar II Terjun, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (3/2).

Kegiatan ini dipimpin oleh Dian Maya Sari Siregar, S.K.M., M.Kes. selaku ketua tim, bersama anggota Khairatunnisa, S.K.M., M.Kes., Roni Gunawan, S.K.M., M.Kes., Della Junita, dan Ami Awairiyah Sueda dari Institut Kesehatan Helvetia Medan.

PkM tersebut mengusung tema “Upaya Pencegahan Perilaku Berisiko Anemia pada Remaja Putri Melalui Edukasi Ibu Rumah Tangga”. Tema ini dipilih karena anemia pada remaja putri masih menjadi salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi cukup tinggi dan berpotensi menurunkan konsentrasi belajar, produktivitas, hingga meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang.

Ketua tim PkM, Dian Maya Sari Siregar, S.K.M., M.Kes., mengatakan peran ibu rumah tangga sangat penting dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri di lingkungan keluarga.

“Ibu memiliki peran strategis dalam mengatur pola makan keluarga dan membentuk kebiasaan hidup sehat. Melalui edukasi ini, kami berharap para ibu mampu mendampingi remaja putri agar lebih peduli terhadap asupan gizi dan patuh mengonsumsi tablet Fe sebagai langkah pencegahan anemia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, anemia pada remaja putri tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan saat ini, tetapi juga dapat memengaruhi kesiapan kesehatan ketika memasuki usia reproduktif. Oleh karena itu, upaya pencegahan sejak dini menjadi sangat penting.

Dalam kegiatan tersebut, tim PkM memberikan penyuluhan interaktif dan diskusi mengenai pengertian anemia, faktor risiko, dampak anemia, serta pentingnya konsumsi tablet Fe secara rutin. Peserta juga dibekali pemahaman tentang gizi seimbang dan sumber makanan kaya zat besi yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para ibu rumah tangga yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab dan diskusi selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga terhadap pencegahan anemia, sekaligus menekan perilaku berisiko anemia pada remaja putri di wilayah tersebut.