Demokrat Laporkan Empat Akun Medsos ke Polda Metro, Terkait Tudingan Libatkan SBY dalam Isu Ijazah Jokowi

- Pewarta

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Ilustrasi bendera Partai Demokrat

Ilustrasi bendera Partai Demokrat

Jakarta, Langkatoday.com – Partai Demokrat melaporkan empat akun media sosial ke Polda Metro Jaya atas dugaan fitnah yang mengaitkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, tertanggal 5 Januari 2026.

Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat, Muhajir, membenarkan laporan tersebut.
“Benar, semalam BHPP DPP Partai Demokrat telah membuat laporan polisi,” kata Muhajir saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhajir menyebut, empat akun media sosial yang dilaporkan yakni kanal YouTube @AGRI FANANI, @Bang bOy YTN, @KajianOnline, serta akun TikTok @sudirowibudhiusmp.

Menurutnya, akun-akun tersebut memuat konten yang dinilai menyebarkan tudingan tidak berdasar dan mencemarkan nama baik SBY dengan mengaitkannya pada isu dugaan ijazah palsu Jokowi.

Baca Juga:  Rizal Fadillah Bongkar “Drama Ijazah Jokowi”: UGM Jadi Korban Mafia Pendidikan!

Akun YouTube @AGRI FANANI, misalnya, menayangkan video berjudul “Anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang sejarah RI”. Sementara akun @Bang bOy YTN memuat konten berjudul “Kebongkar siasat buruk SBY di balik somasi ke ketua YouTuber Nusantara, ternyata u/ tangkis aib ini”.

Akun @KajianOnline juga disebut mengunggah video dengan judul “SBY resmi jadi tersangka baru fitnah ijazah SBY langsung pingsan sampai dilarikan ke rumah sakit”. Adapun akun TikTok @sudirowibudhiusmp menuding SBY berada di balik isu ijazah Jokowi melalui pihak yang disebut sebagai “pion”, yakni Roy Suryo.

Politisi Partai Demokrat, Andi Arif, mengatakan laporan polisi ditempuh setelah somasi yang dilayangkan sebelumnya tidak direspons oleh pihak terlapor. Menurutnya, somasi tersebut sejatinya merupakan ruang klarifikasi atau tabayyun.

“Karena somasi tidak diindahkan, maka empat akun semalam dilaporkan karena telah melakukan fitnah soal SBY di belakang isu ijazah palsu Jokowi,” tulis Andi Arif melalui akun X miliknya.

Baca Juga:  Madilog Sumut Kembali Gelar Aksi Jilid II di Kementerian PU dan Kejagung RI, Desak Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Proyek Irigasi

Sebelumnya, Partai Demokrat telah melayangkan somasi kepada pemilik akun TikTok Sudiro Wi Budhius M Piliang, serta tiga akun lainnya, yakni Zulfan Lindan, Agri Fanani, dan Kajian Online.

Somasi tersebut diteken oleh enam advokat dari BHPP Partai Demokrat, yakni Muhajir, Cepi Hendrayani, Jimmy Himawan, Novianto Rahmantyo, Nurhidayat Umacina, dan Teuku Irmansyah Akbar. Somasi itu dipastikan oleh Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.

Dalam surat somasi, Partai Demokrat menilai sejumlah unggahan yang menyebut SBY berada di balik isu ijazah Jokowi telah merugikan nama baik SBY dan Partai Demokrat.

“Kami meminta kepada Tersomir agar dalam waktu 3×24 jam sejak diterimanya surat somasi ini, memberikan klarifikasi dan permohonan maaf,” demikian bunyi surat tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB