Stabat, Langkatoday.com – Masalah sampah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Langkat. Kali ini, tumpukan sampah liar terlihat menggunung di salah satu titik Jalan Garuda, Komplek Perumahan Pemda Stabat, Selasa (7/4).
Kondisi ini dikeluhkan oleh warga sekitar yang merasa terganggu dengan pemandangan dan bau tidak sedap yang ditimbulkan.
Melalui unggahan video singkat di media sosial, seorang warga mengungkapkan kekesalannya terhadap perilaku oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja membuang sampah di depan sebuah rumah kosong.
“Beginilah kondisi di depan rumah kosong yang tidak ada penghuninya, langsung dijadikan tempat sampah oleh orang-orang di sekitar Komplek Pemda maupun warga dari luar,” ujar pria dalam video tersebut.
Padahal, menurut penuturan warga, fasilitas kebersihan seperti tong sampah sebenarnya sudah tersedia di masing-masing rumah.
Selain itu, biaya retribusi sampah bulanan pun dinilai cukup terjangkau. Namun, budaya membuang sampah sembarangan masih saja terjadi.
Tuntutan Tindakan Tegas dari Pemerintah
Menyikapi hal tersebut, warga meminta pihak terkait, khususnya Kepala Lingkungan (Kepling) setempat dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, untuk segera turun tangan.
Warga berharap pemerintah tidak hanya membersihkan lokasi, tetapi juga memberikan sanksi yang memberikan efek jera bagi para pelanggar.
Beberapa langkah yang diusulkan warga antara lain:
- Pemasangan Papan Larangan: Membuat tanda larangan membuang sampah di titik-titik rawan.
- Pemberlakuan Denda: Memberikan sanksi administratif atau denda bagi siapa pun yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan.
- Peningkatan Pengawasan: Meminta aparat desa/kelurahan untuk lebih aktif memantau kondisi kebersihan lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga tersebut masih terlihat di pinggir jalan dan belum mendapat penanganan lebih lanjut.
Warga berharap keasrian Komplek Perumahan Pemda Stabat dapat segera kembali terjaga tanpa adanya pemandangan sampah liar yang mengganggu.
.png)