Guntur Romli Pertanyakan Kapan KPK Usut Dugaan Korupsi Anak-anak Jokowi? Jangan Tebang Pilih!

MEDAN (Langkatoday)Politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, angkat suara terkait kasus yang menimpa Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

“Menghadapi kasus ini akan taat hukum, mengikuti prosedur dan koperatif, seperti yang ditunjukkan selama ini,” ujar Guntur dalam pernyataannya di X @GunRomli, pada Sabtu (4/1).

Namun, Guntur juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertindak secara adil dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus-kasus lain yang diduga merugikan negara.

Baca Juga:  Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Jokowi Jarang Keluar Negeri Disalahkan, Saya Juga Disalahkan

“Tapi kami juga meminta KPK jangan tebang pilih, kasus-kasus lain yg merugikan negara,” cetusnya.

Ia menyinggung beberapa kasus besar yang menurutnya belum mendapatkan perhatian serius.

“Misalnya laporan dugaan korupsi anak-anak Presiden Jokowi yang pernah disampaikan oleh Ubedilah Badrun (Dosen UNJ),” sebutnya.

Baca Juga:  Geopolitik Memanas, Pasar Dingin: Emas Lonjak 1,5%, Minyak Cuma Gerak Tipis

“Kasus yang disinggung almarhum Faisal Basri terkait dugaan ekspor ilegal biji nikel, hingga kasus Blok Medan. Kapan semua itu diusut?” sambungnya.

Guntur juga mempertanyakan langkah agresif KPK untuk menahan Hasto Kristiyanto, mengingat selama ini terdapat lebih dari 40 tersangka KPK yang belum ditahan.

Baca Juga:  Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

“Kok sekarang tiba-tiba KPK begitu agresif mau menahan Hasto? Siapa yang memesan?” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung penegakan hukum yang transparan dan adil, namun juga menuntut agar penanganan hukum dilakukan tanpa intervensi politik dan tekanan dari pihak tertentu. (rel)

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia