IKH Medan Laksanakan Edukasi Penggunaan Antibiotik di SMK Kesehatan Haji

- Pewarta

Jumat, 6 Desember 2024 - 20:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

MEDAN (Langkatoday) – Dosen dan Mahasiswa Farmasi Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK Kesehatan Haji Sumatera Utara. 

Kegiatan tersebut bertema “Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Rasional pada Siswa/Siswi di SMK Kesehatan Haji Sumatera Utara”. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen yang beranggotakan apt. Lilik Septiana, S.Farm., M.Farm., apt. Darwin Syamsul, S.Si., M.Si dan apt. Azzura Ligo, S.Farm., M.Biotek.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Dosen, aparat sekolah dan siswa/siswi yang sangat antusias untuk mengetahui penggunaan antibiotik yang rasional pada siswa/siswi di SMK Kesehatan Haji. 

Kepala Sekolah SMK Kesehatan Haji Farid Hidayat Siregar, S.Kep, Ns, M.KM dalam sambutannya mengatakan kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh siswa.

Baca Juga:  Puluhan Restoran di Stabat Tak Bayar Pajak, Dua Milik Keluarga Kepala Inspektorat Langkat!

“Kami berharap, kegiatan yang positif ini dapat memberi dampak bagi siswa/i SMK Kesehatan Haji Sumatera Utara”, ungkapnya, Jum’at (6/12)

Pada kesempatan tersebut, tim dosen IKH Medan menjelaskan kegunaan Antibiotik kepada siswa/i SMK Kesehatan Haji.

“Antibiotik merupakan jenis obat yang digunakan untuk menangani infeksi bakteri. Jika digunakan secara tidak tepat, misalnya untuk mengobati infeksi virus atau jamur, bakteri justru akan berkembang biak dan menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut.” ujar Lilik Septiana kepada Langkatoday.

Lebih lanjut, ia menjelaskan konsumsi antibiotik harus dilakukan sesuai petunjuk dokter. Jika dikonsumsi sembarangan, antibiotik bukannya menyembuhkan penyakit, tetapi justru menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti peningkatan mortalitas dan morbiditas, peningatan biaya dan penambahan waktu perawatan, serta peningkatan efek samping yang terjadi karena penggunaan dosis ganda dan dosis yang tinggi.

Baca Juga:  Dugaan Pemerasan Pengusaha Biliar: Kasus 4 Anggota DPRD Medan Naik ke Penyidikan

Menurutnya, tingginya angka kejadian resistensi antibiotik disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu penggunaan antibiotik yang tidak rasional, kurangnya kesadaran siswa/siswi atau masyarakat untuk menjaga kesehatan, dan kurangnya pengetahuan tentang penggunaan antibiotik.

Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa/siswi terkait penggunaan antibiotik sehingga resistensi dapat dikendalikan.

Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan sepenuhnya mendukung kegiatan pengabdian masyarakat tahun 2024 ini. 

Bentuk dukungan yang diberikan terhadap pelaksanaan PKM berupa pemberian fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung. (rel)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat
Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:28 WIB

LAWAN Institute Sumut Minta KPK Awasi Proyek Jalan Nasional di Langkat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Terbaru