Mubes HIMALA Gagal Kondusif, Ketua Umum vs Sekjen Saling Serang Pernyataan

- Pewarta

Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday – Musyawarah Besar (Mubes) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Langkat (PB HIMALA) Indonesia ke-VIII yang digelar di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat, Selasa (26/8/2025), berakhir ricuh. Sejumlah pengurus menilai forum tersebut cacat organisasi karena adanya dugaan penerbitan Surat Keputusan (SK) Komisariat tidak sah.

Sekretaris PB HIMALA Indonesia, Wahyu Ridhoni, menyebut terdapat sembilan SK Komisariat yang diterbitkan tanpa prosedur organisasi. Ia menuding Ketua PB HIMALA, Wahyu Hidayah melakukan rekayasa dengan menerbitkan SK tersebut tanpa melalui mekanisme dan tanpa sepengetahuan dirinya sebagai sekretaris.

“Ada 9 SK Pengurus Komisariat diterbitkan tanpa mekanisme organisasi, terlebih tanpa tanda tangan saya selaku sekretaris PB HIMALA Indonesia,” tegas Ridhoni.

Pantauan di lokasi juga menunjukkan ketidakhadiran Ketua PB HIMALA pada pembukaan Mubes. Kondisi ini semakin memicu kekecewaan pengurus cabang dan komisariat HIMALA yang hadir.

Setelah melalui diskusi internal, para pengurus cabang dan komisariat sepakat menolak pelaksanaan Mubes ke-VIII. Mereka bahkan meminta Ketua Dewan Pembina HIMALA, Syah Afandin yang juga Bupati Langkat, untuk tidak mengakui hasil Mubes yang dianggap digelar sepihak oleh Wahyu Hidayah.

Klarifikasi Ketua PB HIMALA

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua PB HIMALA Indonesia, Wahyu Hidayah, menegaskan bahwa penerbitan SK Komisariat sudah sesuai mekanisme organisasi. Menurutnya, setiap mahasiswa asal Langkat, baik yang kuliah di dalam maupun luar daerah, berhak mendirikan komisariat HIMALA.

Baca Juga:  Penghapusan Pengecer LPG 3 Kg Bukan Kebijakan Presiden, Bahlil Berani Betul Melangkahi Prabowo

“Penerbitan SK Komisariat telah melalui mekanisme konsolidasi dan pembentukan. Landasan organisasi HIMALA adalah kekeluargaan, artinya setiap anak Langkat berhak mendirikan HIMALA di kampusnya,” ujar Wahyu Hidayah kepada Langkatoday, Selasa (26/8/2025) malam.

Saat ditanya mengenai tidak adanya koordinasi dengan sekretaris jenderal dalam penerbitan SK tersebut, Wahyu menegaskan bahwa keputusan ketua umum merupakan mandat tertinggi dalam organisasi.

“Sesuai prosedur organisasi, kekuasaan tertinggi berada di tangan ketua umum. Dasar pendirian komisariat justru berdampak positif, bukan negatif,” jelasnya.

Wahyu juga menepis tudingan cacat organisasi. Ia menyebut Mubes ke-VIII tetap berjalan lancar dengan dukungan 13 dari 15 komisariat yang ada.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Terbaru