Tak Terima Markas Dihancurkan, GRIB Jaya Tantang KPK Bongkar Kasus Bobby

Medan, Langkatoday – Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengancam akan mengerahkan ribuan anggotanya untuk mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ancaman itu muncul setelah markas GRIB Jaya Sumut di kawasan Diskotek Marcopolo, Jalan Sei Petani, Dusun VII, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, dibongkar pada Kamis (14/8/2025).

Pembongkaran dilakukan atas instruksi Gubernur Sumut Bobby Nasution dengan alasan bangunan tidak memiliki izin serta banyak laporan masyarakat terkait aktivitas narkoba di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Pengamat Intelijen dan Geopolitik: Purbaya akan Ditekan dan Disikat untuk Direshuffle

“Kami menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba di tempat yang memang tidak memiliki legalitas sama sekali, baik izin bangunan maupun izin hiburan malam,” jelas Bobby.

Namun, GRIB Jaya merespons keras. Mereka menuding pembongkaran markas ada kaitannya dengan dugaan kasus korupsi tambang di Maluku Utara yang menyeret nama Bobby Nasution, menantu Presiden Jokowi.

Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar, menilai pembongkaran itu tebang pilih.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tunjuk Jenderal Asal Solo, Prihati Pujowaskito Jadi Dirut BPJS Kesehatan 2026-2031

“Kalau memang tidak ada izin, bongkar semua bangunan tak berizin di Deli Serdang. Jangan hanya kami yang dihancurkan,” tegasnya.

Melalui akun resminya, GRIB Jaya menyatakan akan menggelar aksi berjilid-jilid di KPK Jakarta, mendesak lembaga antirasuah mengusut dugaan korupsi di Sumut hingga keterlibatan kelompok yang disebut Blok Medan dalam kasus tambang Maluku Utara.

Istilah Blok Medan sendiri mencuat dalam persidangan kasus suap mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, yang menyebut nama Bobby dan istrinya, Kahiyang Ayu, terkait pengurusan izin tambang.

Baca Juga:  DPD Grib Jaya Sumut Salurkan 400 Paket Sembako untuk Yatim, Ojol dan Dhuafa Sambut Ramadhan

Menanggapi ancaman tersebut, Bobby Nasution mengaku siap jika dipanggil KPK.

“Ya tidak masalah, mau demo atau mendesak KPK, itu hak mereka. Kalau memang dipanggil, saya siap,” ujarnya usai Upacara HUT ke-80 RI di Deliserdang.

Hingga kini, GRIB Jaya belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait rencana aksi besar-besaran ke KPK.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI