SUMUT Krisis BBM Karena Sopir Tangki Langka, Bobby Nasution Kerahkan TNI-Polri Bantu Distribusi Mulai Malam Ini

Medan, Langkatoday.com – Misteri penyebab terjadinya antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Utara akhirnya terkuak. Masalah utamanya ternyata bukan karena pasokan bahan bakar yang menipis, melainkan karena PT Pertamina sedang mengalami krisis pengemudi truk tangki.

Merespons situasi darurat tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bergerak cepat melakukan koordinasi ketat dengan pihak Pertamina guna mengurai sumbatan distribusi energi ini pada Selasa (14/7) sore.

 

View this post on Instagram

 

Bukan Kelangkaan BBM, Tapi Kelangkaan Pengemudi

Usai melakukan crosscheck langsung ke lapangan dan pihak manajemen Pertamina, Bobby Nasution menegaskan kepada awak media bahwa stok BBM di depot sebenarnya dalam kondisi aman dan mencukupi.

Baca Juga:  Harga BBM Eceran di Stabat Melonjak hingga Rp25 Ribu per Liter

“Ya, tadi sudah di-crosscheck. Yang disampaikan Pertamina sebenarnya bukan kelangkaan (BBM), tapi yang langka itu adalah pengemudi yang ngantar BBM-nya,” ungkap Bobby saat memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur Sumut.

Baca Juga:  Anggota Keluarga Oknum Polda Sumut Tewas Diduga Overdosis di Diskotek Blue Night Sei Bingai

Kendala pada proses rekrutmen pengemudi tangki baru di internal Pertamina disinyalir menjadi pemicu utama terhambatnya pasokan ke SPBU-SPBU dalam beberapa hari terakhir.

TNI-Polri Turun Tangan Mulai Malam Ini

Demi mencegah kepanikan masyarakat (panic buying) dan memastikan aktivitas perekonomian di Sumatera Utara tidak lumpuh, Pemprov Sumut bersama jajaran forkopimda menyepakati solusi taktis jangka pendek. Mulai Selasa malam ini, personel TNI dan Polri akan diterjunkan langsung untuk menyupir truk tangki Pertamina.

Baca Juga:  Disnaker Sumut Buka Seleksi Pemagangan ke Jepang 2026

“Kami meminta bantuan dari teman-teman TNI-Polri untuk menyiapkan driver (pengemudi) dan tim pengamanannya. Mereka akan menggantikan sementara waktu para driver Pertamina yang hari ini proses perekrutannya belum selesai,” tutur Bobby.

Langkah intervensi dari aparat keamanan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan jalur logistik BBM. Distribusi massal yang dikawal ketat ini diprioritaskan untuk menyasar SPBU-SPBU di titik krusial Kota Medan dan wilayah penyangga sekitarnya yang mengalami kekosongan stok paling parah.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia