Demo Memanas! Massa KSPSI Mengaku Dilarang Salat di Kantor Pertamina Sumbagut, Manajemen Akhirnya Minta Maaf

- Pewarta

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Suasana aksi unjuk rasa di depan Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Selasa (23/6), sempat memanas setelah massa aksi mengaku tidak diperkenankan memasuki area kantor untuk menunaikan ibadah salat.

Aksi tersebut dipimpin Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara, T.M. Yusuf, bersama massa yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri.

Sebagai bentuk protes, massa membentangkan spanduk di depan gerbang utama kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Mereka mempertanyakan alasan tidak diberikannya akses masuk ke area kantor untuk melaksanakan ibadah.

“Kami datang baik-baik hanya ingin menunaikan salat. Namun akses justru ditutup. Kami mempertanyakan mengapa hak untuk beribadah tidak diberikan,” ujar T.M. Yusuf kepada wartawan di lokasi.

Menurut Yusuf, permintaan tersebut disampaikan secara santun kepada petugas keamanan. Namun, kata dia, pintu masuk kantor tetap tidak dibuka sehingga massa memilih melaksanakan protes di depan gerbang.

Ia juga membandingkan pengalamannya saat menggelar aksi di kantor BUMN lainnya. Menurutnya, pada aksi sebelumnya di kantor PLN, massa tetap diberikan kesempatan menggunakan fasilitas musala meskipun demonstrasi sedang berlangsung.

“Di tempat lain kami tetap diberi kesempatan untuk salat. Karena itu kami menyayangkan kejadian yang terjadi di sini,” katanya.

Baca Juga:  Ratusan Massa Geruduk Kantor PLN Medan Kota, Tuntut Hentikan Pemadaman Bergilir dan Berikan Kompensasi

Hingga aksi berlangsung, massa masih bertahan di depan kantor sambil meminta penjelasan dari pihak manajemen mengenai alasan pembatasan akses tersebut.

Menanggapi kejadian itu, perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyampaikan permohonan maaf kepada massa aksi. Manajemen menyebut peristiwa tersebut merupakan bentuk kesalahpahaman yang terjadi di lapangan.

“Kami dari lubuk hati yang paling dalam memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Seluruh aspirasi yang disampaikan menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi kami,” ujar salah seorang perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Terbaru