Khazanah

Masjid Al Ibrahimi di Hebron: Jejak Nabi Ibrahim yang Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun

Silvia
441
×

Masjid Al Ibrahimi di Hebron: Jejak Nabi Ibrahim yang Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun

Sebarkan artikel ini
Masjid Nabi Ibrahim di Kota Hebron, Tepi Barat, Palestina. (Wikipedia)
channel whastapp langkatoday

Hebron, Langkatoday.com – Masjid Al Ibrahimi di Kota Hebron merupakan salah satu situs suci tertua di dunia yang hingga kini masih digunakan sebagai tempat ibadah.

Kompleks ini diyakini menjadi lokasi makam Nabi Ibrahim beserta istrinya Sarah, putranya Ishak, cucunya Yakub, serta anggota keluarga mereka, sehingga dihormati oleh umat Islam, Yahudi, dan Kristen.

Bangunan utama masjid berdiri di atas kompleks gua kuno yang dikenal sebagai Cave of the Patriarchs.

Meski asal-usul pembangunannya masih diperdebatkan para sejarawan, arsitekturnya menunjukkan ciri khas era Herodes dengan dinding batu raksasa setinggi sekitar 16 meter yang telah bertahan lebih dari dua milenium tanpa mengalami kerusakan struktural berarti, meski kawasan tersebut berkali-kali diguncang gempa bumi.

Selain nilai sejarah dan arkeologinya, Masjid Al Ibrahimi memiliki arti spiritual yang sangat besar karena dipercaya menjadi tempat peristirahatan para nabi dan leluhur Bani Israil.

Kesuciannya turut menjadikan Hebron sebagai salah satu kota paling penting dalam sejarah peradaban Timur Tengah.

Pada Juni 2026, masjid ini kembali menjadi sorotan setelah pemerintah Israel mengambil alih kewenangan perencanaan dan pembangunan di kawasan situs tersebut dari otoritas Palestina.

Kebijakan itu memicu penolakan dari pihak Palestina yang menilai langkah tersebut berpotensi mengubah status kawasan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Hebron 1997 serta memperkuat kontrol Israel atas situs suci yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan keagamaan bagi tiga agama samawi.