KhazanahPendidikan

Sambut 1 Muharam, Siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa Jelajahi Jejak Sejarah Islam di Masjid Jaya Ar-Rahman Langkat

Silvia
246
×

Sambut 1 Muharam, Siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa Jelajahi Jejak Sejarah Islam di Masjid Jaya Ar-Rahman Langkat

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Stabat, Langkatoday.com – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, SD 2 Muhammadiyah Langsa menggelar kegiatan Field Trip dan Rihlah Religi ke Masjid Jaya Ar-Rahman di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Selasa (16/6).

Masjid yang dibangun pada 1775 M ini merupakan salah satu masjid bersejarah di Sumatera Utara dan menjadi saksi perkembangan dakwah Islam di Tanah Melayu.

Kegiatan yang diikuti siswa kelas III tersebut bertujuan mengenalkan sejarah Islam di Nusantara sekaligus menanamkan kecintaan terhadap warisan peradaban Islam sejak usia dini.

Koordinator Kelas III, Agustina Fadhillah, S.Pd., Gr., mengatakan kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran langsung agar siswa memahami sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia.

“Masjid Jaya Ar-Rahman memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Selain menjadi salah satu masjid tertua, bangunannya juga unik karena menyerupai rumah panggung dan sebagian konstruksinya dibuat tanpa menggunakan paku,” ujarnya.

Selama berada di lokasi, para siswa mengikuti penjelasan mengenai sejarah masjid, mengamati arsitektur bangunan, serta melaksanakan salat berjamaah sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman.

Kepala SD 2 Muhammadiyah Langsa, Dr. Hamdani, M.A., menilai perjalanan menuju lokasi menjadi pengalaman berharga yang memperkaya wawasan peserta didik.

Menurutnya, momentum Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat untuk mengenalkan perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam di Nusantara.

“Kami berharap anak-anak semakin mencintai sejarah dan mampu mengambil teladan dari perjuangan para pendahulu dalam membangun peradaban Islam,” katanya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Suci Eka Azhari, S.Pd., menambahkan kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari siswa maupun orang tua. Selain belajar sejarah dan beribadah bersama, sekolah juga menyediakan berbagai doorprize untuk menambah semangat peserta.

Pihak sekolah berharap kegiatan pembelajaran di luar kelas seperti ini dapat terus dilaksanakan karena dinilai efektif memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter religius para siswa.