www.domainesia.com
BeritaKampusKesehatan

Dosen IKH Medan Edukasi Warga Desa Celawan Cegah Gizi Kurang Balita Lewat Daun Kelor

Tim Langkatoday
223
×

Dosen IKH Medan Edukasi Warga Desa Celawan Cegah Gizi Kurang Balita Lewat Daun Kelor

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Sergai, Langkatoday.com – Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di Dusun IX, Desa Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (3/2).

Kegiatan ini mengangkat tema “Pencegahan Gizi Kurang Pada Balita Melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Berupa Daun Kelor”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu balita dan kader posyandu, terhadap pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini.

Pengabdian masyarakat tersebut dipimpin oleh Bd. Winda Agustina, S.Tr.Keb., MKM selaku ketua tim, bersama anggota Bd. Hasanah Pratiwi Harahap, S.Tr.Keb., MKM, Bd. Yuka Oktafirnanda, SST, MKM, serta didukung mahasiswa IKH Medan, Dewi Intan dan Helen Fransiska Pasaribu.

Dalam kegiatan itu, tim memberikan penyuluhan kesehatan dan edukasi gizi sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar, seperti daun kelor, sebagai alternatif makanan bergizi bagi balita.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Bd. Winda Agustina, S.Tr.Keb., MKM, mengatakan bahwa permasalahan gizi kurang pada balita masih menjadi tantangan serius karena berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan anak di masa depan.

“Daun kelor memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi, seperti protein, vitamin A, vitamin C, zat besi, dan kalsium. Tanaman ini mudah didapat dan bisa diolah menjadi berbagai menu sehat untuk balita,” ujarnya kepada Langkatoday.com, Selasa (3/2).

Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal menjadi solusi sederhana namun efektif dalam mencegah gizi kurang apabila diterapkan secara konsisten oleh keluarga. Oleh karena itu, pihaknya berharap edukasi yang diberikan dapat dipraktikkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk praktik langsung, tim pengabdian juga mendemonstrasikan pembuatan puding daun kelor sebagai contoh olahan makanan bergizi yang mudah dibuat di rumah. Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari ibu balita dan kader posyandu setempat.

IKH Medan berharap kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berkelanjutan dan berkontribusi dalam meningkatkan status kesehatan balita, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam pemenuhan gizi anak sejak dini.