Warga Aceh Tamiang Protes Pemerintah, Keluhkan Penanganan Pasca Banjir Bandang

Aceh Tamiang, Langkatoday.com – Kekecewaan mendalam dirasakan warga Kampung Kota Lintang Bawah, Kabupaten Aceh Tamiang, terhadap penanganan pascabanjir bandang yang dinilai lamban. Sudah belasan hari berlalu, namun kondisi di wilayah terdampak disebut belum menunjukkan perubahan berarti.

Seorang warga setempat bernama Usman meluapkan protes kerasnya terhadap para pejabat pemerintah. Dalam pernyataannya, Usman menyebut warga seperti dibiarkan hidup di tengah sisa-sisa material banjir tanpa kejelasan penanganan.

Baca Juga:  Program Makan Bergizi Gratis Disorot KPK, Rawan Konflik Kepentingan

“Sudah belasan hari kondisi kami seperti ini, tapi tidak ada kepastian. Kami merasa diabaikan,” ujar Usman dengan nada kesal.

 

View this post on Instagram

 

Bahkan, dalam bentuk kekecewaan dan sindiran keras, Usman melontarkan pernyataan agar pemerintah sekalian mengirim minyak untuk membakar kayu-kayu sisa banjir beserta warga terdampak, sehingga pemerintah tidak perlu lagi direpotkan.

Baca Juga:  Korban Tewas Banjir dan Longsor di Tiga Provinsi Sumatera Tembus 914 Jiwa

“Supaya pemerintah tidak repot lagi, dan lahannya bisa langsung ditanami sawit,” ucapnya dengan nada sarkastik.

Pernyataan tersebut mencerminkan kemarahan dan keputusasaan warga yang hingga kini masih berjibaku dengan dampak banjir bandang. Endapan kayu, lumpur, dan kerusakan lahan disebut belum mendapat penanganan serius, sementara aktivitas dan mata pencaharian warga lumpuh total.

Baca Juga:  70 WBP Lapas Kuala Simpang yang Melapor Pascabanjir Akan Dapat Remisi

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera turun tangan secara nyata, tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga memberikan solusi konkret untuk pembersihan wilayah serta pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Tutup
HUT RI