111 Tahun Usia Pabrik Kecap Soy Sauce Kini Tutup Akibat Tak Punya Penerus

- Pewarta

Sabtu, 25 Januari 2025 - 09:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Low Bak Tong penerus usaha Soy Sauce, Foto: Vulcan Post

MEDAN (Langkatoday) – Soy sauce atau kecap dan kecap asin merupakan dua produk yang berbeda. Soy sauce berasal dari fermentasi kedelai namun tidak menggunakan garam seperti kecap asin di Indonesia.

Biasanya produk soy sauce lebih banyak ditemui dengan merek-merek dan makanan China dan Jepang. Prosesnya yang panjang baik dari persiapan hingga fermentasi membuat soy sauce memerlukan keterampilan khusus dalam membuatnya.

Biasanya produksi soy sauce dilakukan oleh orang tua yang belajar secara turun temurun. Namun karena kehabisan penerus, sayangnya produsen soy sauce ini mengaku akan pensiun dan berhenti produksi secara permanen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hup Teck, Foto: Vulcan Post

Vulcan Post (23/1) menyebarkan kabar yang cukup buruk terhadap persediaan soy sauce terutama di Malaysia. Sebuah merek soy sauce bernama Hup Teck yang juga memasarkan produknya ke berbagai negara tetangga dari Malaysia mengumumkan penutupannya.

Baca Juga:  Panitia Seleksi Umumkan Jadwal Baru, Wawancara Final Calon Komisaris dan Direksi BUMD Langkat Dimulai 14 Juli

Pabrik soy sauce yang sudah berusia 111 tahun tersebut diakui oleh pemiliknya tak lagi mampu dilanjutkan. Adalah Low Bak Tong yang merupakan generasi ke sekian yang tetap berusaha melanjutkan warisan keluarganya.

Namun usianya yang menyentuh 72 tahun mengaku kesulitan untuk mencari pewaris. Ia yang kini bekerja bersama saudara perempuan dan keponakannya sekalipun mengatakan tak ada satu pun yang berminat untuk meneruskan bisnis tersebut.

“Dengan sangat berat hati kami mengumumkan penutupan produksi Hup Teck soy sauce. Ini merupakan keputusan yang sulit tetapi kami terpaksa harus mengucapkan selamat tinggal setelah 111 tahun melayani,” ujar juru bicara Hup Teck Soy Sauce.

Banyak yang menyayangkan penutupan produksi soy sauce tersebut. Alasannya jejak bersejarah yang sangat kental dan proses produksi yang terlalu otentik sayang untuk dilepaskan.

Baca Juga:  Gara-Gara Trump, Pedagang China Ramai-ramai Kabur
Foto jadul produksi Soy Sauce, Foto: Vulcan Post

Maria Dass the World, mencatat bahwa sejak awal produksi soy sauce di sini tak ada satupun alat, bahan, atau proses yang diubah. Tong-tong tanah liat besar yang digunakan untuk fermentasi kecapnya masih sama dengan yang digunakan sejak 111 tahun silam.

Rumah produksinya yang berada di Gopeng, Perak, Malaysia juga tak pernah pindah. Lambang angka 999 yang ikonik dipercaya menjadi sumber keberuntungan dari soy sauce yang diandalkan dalam hampir semua hidangan masakan Chinese di Malaysia dan negara tetangganya.

Bahkan seorang pengguna Reddit yang pernah berkunjung ke sini mengaku melihat langsung halaman yang penuh dengan kuali penyimpanan soy sauce. Tidak jarang bagi orang lokal rumah produksinya sampai menjadi tempat wisata edukasi. (rel/dtkfd)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!
Bupati Langkat Respons Dugaan Pungli Pupuk Subsidi, Inspektorat Diminta Turun Tangan
Langkat Go International! Gandeng UNDP, Syah Afandin Bidik Pembangunan Kelas Dunia di Bukit Lawang hingga Tangkahan
Syah Afandin Imbau Warga Langkat Tidak Panic Buying BBM dan Sembako
Mobil Pabrik Es Dilempari Preman di Stabat, Tolak Setoran Berujung Kaca Pecah!
12 Desa di Langkat Terima Dana Desa Jumbo 2025, Capai Rp1,6 Miliar
DPRD Langkat Tetapkan Ranperda Penyertaan Modal Perseroda LSN Masuk Propemperda 2025
Kopi Langkat Siap Menembus Pasar Global, Bupati Afandin: Jangan Hanya Jadi Komoditas Lokal

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:02 WIB

607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:25 WIB

Bupati Langkat Respons Dugaan Pungli Pupuk Subsidi, Inspektorat Diminta Turun Tangan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:05 WIB

Langkat Go International! Gandeng UNDP, Syah Afandin Bidik Pembangunan Kelas Dunia di Bukit Lawang hingga Tangkahan

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:19 WIB

Syah Afandin Imbau Warga Langkat Tidak Panic Buying BBM dan Sembako

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:32 WIB

Mobil Pabrik Es Dilempari Preman di Stabat, Tolak Setoran Berujung Kaca Pecah!

Terbaru

Sajian Khusus

33 Ribu Orang Menganggur di Langkat, Lulusan SMA Terbesar

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:50 WIB

Nasional

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:33 WIB