Stabat, Langkatoday.com – Respons emosional Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, yang menangis saat diwawancarai awak media terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Syah Afandin oleh KPK, kini mendadak viral di jagat maya.
Bukannya mendapat simpati, aksi air mata sang Wakil Bupati justru panen reaksi satire dan cibiran dari warganet.
Pantauan Langkatoday di kolom komentar akun Instagram @topik_sumut dan @matapublikinfo, publik tampak skeptis melihat tangisan Tiorita yang pecah usai acara nonton bareng di Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati, Jumat (3/7).
Dituding Akting hingga Disindir “Drama China”
Banyak warganet yang meragukan ketulusan air mata Tiorita dan secara blak-blakan menilainya hanya sekadar akting demi kamera.
“Pake insto bukkkk. Gak keluar itu air matanya 😂,” sindir akun @yannaisman di kolom komentar.
Sentimen serupa juga dilontarkan oleh warganet lain yang mengaitkan gaya menangis tersebut dengan akting dalam serial drama televisi.
“Dracin?” tulis akun @_weleeeeee singkat, merujuk pada istilah Drama China.
“Ngerih kali dramanya udah kalah kutengok drama2 china itu…” timpal akun @benbasri_.
“Udah pernah main film nya. Macam pekan baru juga😂,” tambah akun @ryan_taufika.
Banjir Ucapan “Selamat Jadi Bupati”
Menariknya, sebagian besar warganet justru menilai tangisan tersebut bukanlah air mata kesedihan, melainkan “tangis bahagia”. Sebab, secara aturan birokrasi, jika Bupati berhalangan tetap atau tersandung kasus hukum, posisi tertinggi di pemerintahan daerah otomatis akan diserahkan kepada Wakil Bupati.
Sederet komentar bernada gojekan dan sindiran langsung membanjiri unggahan tersebut:
“Ibu tuh nangis bahagia karena sbntr lagi jadi Pj Bupati,” tulis akun @okrizkiamrustian.
“Yes kata bu wabup.. Naik juga awak😂,” kata akun @danirambe84.
“Sebentar lagi jdi Bupati Bu. Horeee,” sahut akun @arliston.official.
“Air mata “bahagia” karena ibu bakalan dilantik jadi Plt Bupati Langkat. Selamat bu… 😂😂😂,” tulis akun @edirosadi92.
“Dia menangis karna akan naik jdi bupati jadi dia senang 😂,” ulas akun @josu_a177.
Siklus Politik Langkat Jadi Sorotan Kritis
Di sisi lain, netizen juga menyoroti ironi siklus kepemimpinan di Kabupaten Langkat yang dinilai tidak pernah belajar dari kasus korupsi masa lalu. Beberapa warganet mengkritik keras dinamika politik daerah yang dianggap hanya berputar-putar di lingkaran kekuasaan yang sama.
“Waktu itu suaminya kena OTT si ondim naik jadi Bupati, ini balas dendam ondim kena OTT istrinya pulak yg naik jadi Bupati wkwkwk kapan lah Langkat ku maju kalau gini terus Bupati nya,” kritik akun @riza_fansuri dengan nada getir.
Hingga berita ini diturunkan, komentar dan reaksi dari masyarakat terus mengalir deras.
Publik Langkat kini menunggu kejelasan status hukum Bupati Syah Afandin yang saat ini telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.





