Stabat, Langkatoday.com – Dengan perkiraan awal puasa yang jatuh pada pertengahan Februari 2026, kita memiliki waktu singkat untuk melakukan adaptasi tubuh. Perubahan pola makan dan jam tidur selama sebulan penuh tentu memerlukan persiapan agar produktivitas tidak menurun.
Berikut adalah panduan praktis persiapan fisik dan pola makan sehat yang bisa Anda mulai terapkan dari sekarang:
1. Adaptasi Pola Makan (Mulai Sekarang!)
Jangan menunggu hari pertama Ramadhan untuk mengubah jam makan Anda. Mulailah melakukan langkah-langkah berikut:
- Kurangi Porsi Bertahap: Jika biasanya Anda makan dalam porsi besar, mulailah menguranginya sedikit demi sedikit agar lambung terbiasa dengan volume makanan yang lebih kecil.
- Kurangi Kafein dan Rokok: Bagi pecandu kopi atau rokok, mulailah memangkas asupannya sekarang. Hal ini penting untuk menghindari sakit kepala hebat (gejala withdrawal) di hari-hari pertama puasa.
- Sarapan Lebih Pagi: Cobalah untuk memajukan jam sarapan Anda mendekati waktu subuh untuk melatih ritme sirkadian tubuh menghadapi waktu sahur.
2. Komposisi Nutrisi yang Tepat
Saat berpuasa, tubuh membutuhkan energi yang bertahan lama. Kuncinya ada pada pemilihan jenis makanan:
- Karbohidrat Kompleks: Pilih nasi merah, ubi, atau gandum. Makanan ini dicerna lebih lambat sehingga Anda kenyang lebih lama.
- Protein Berkualitas: Pastikan ada asupan telur, ikan, atau tempe/tahu untuk menjaga massa otot dan imunitas.
- Serat Tinggi: Sayuran hijau dan buah-buahan membantu mencegah sembelit yang sering terjadi saat awal puasa.
3. Manajemen Hidrasi (Cegah Dehidrasi)
Salah satu tantangan terbesar saat puasa adalah kekurangan cairan. Gunakan rumus 2-4-2 untuk memenuhi kebutuhan 2 liter air per hari:
- 2 Gelas saat berbuka.
- 4 Gelas di malam hari (antara setelah tarawih hingga sebelum tidur).
- 2 Gelas saat sahur.
4. Tetap Aktif Bergerak
Puasa bukan alasan untuk berhenti olahraga. Anda tetap bisa melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan santai atau peregangan di sore hari menjelang berbuka (ngabuburit). Hal ini menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan mencegah tubuh terasa lemas atau “mager”.
5. Cukupi Waktu Tidur
Karena jadwal sahur akan memotong waktu tidur malam, pastikan Anda tidur lebih awal. Hindari begadang untuk hal-hal yang tidak perlu. Tidur siang singkat (15–30 menit) saat jam istirahat kantor juga sangat membantu mengembalikan energi otak.
.png)






