Medan, Langkatoday.com – Kehamilan dan persalinan yang aman merupakan dambaan setiap keluarga. Namun, sering kali terdapat jarak antara kebiasaan adat di masyarakat dengan prosedur medis modern. Menjembatani hal tersebut, tim dosen dari Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan menggelar aksi nyata di tengah masyarakat.
Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tim kebidanan IKH Medan mengedukasi warga Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, pada Kamis (22/1). Program ini mengusung tema inovatif: “BUDAYA AMAN IBU”: Kehamilan dan Persalinan Sehat Berbasis Kearifan Lokal.
Harmonisasi Ilmu Kebidanan dengan Kearifan Lokal
Ketua tim PKM, Bd. Jitasari Tarigan Sibero, SST, S.Pd, M.Kes, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil dan keluarga tanpa harus membuang nilai-nilai budaya yang ada. Menurutnya, kearifan lokal justru bisa menjadi pendukung psikologis yang kuat jika diarahkan dengan benar secara medis.
“Kami ingin ibu hamil dan keluarga memahami pentingnya menjaga kesehatan masa kehamilan dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal. Ini adalah upaya menciptakan ibu dan bayi yang sehat melalui dukungan lingkungan terdekat,” ujar Jitasari dalam keterangannya.
Antusiasme Warga Desa Lidah Tanah
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini disambut hangat oleh warga. Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui memadati lokasi acara. Tidak hanya sekadar mendengarkan, para peserta juga terlibat aktif dalam sesi diskusi mengenai perawatan kehamilan, pengenalan tanda bahaya, hingga persiapan persalinan yang matang.
Kepala Desa Lidah Tanah, Bapak Usman, yang membuka langsung kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Institut Kesehatan Helvetia.
“Kami berterima kasih kepada para dosen yang bersedia datang langsung memberikan edukasi. Pengetahuan ini sangat berharga bagi warga kami untuk memastikan kehamilan dan persalinan berjalan aman,” tutur Usman.
Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi
Selain Bd. Jitasari, tim ini diperkuat oleh anggota dosen lainnya, yakni Bd. Dewi Sartika, SST., MKM dan Bd. Afrahul Padilah Siregar, SST., M.Kes, serta melibatkan dua mahasiswa prodi S1 Kebidanan, Ika Haryati Setiawan dan Impidar Hulu. Keterlibatan mahasiswa ini bertujuan untuk memberikan pengalaman lapangan langsung dalam mengabdi kepada masyarakat.
Diharapkan, pasca-kegiatan ini, para ibu di Desa Lidah Tanah lebih berkomitmen untuk melakukan pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dengan tetap menjunjung tinggi budaya positif setempat.
.png)





