www.domainesia.com
KampusPolitikRegional

Iuran Masima Rp18 Juta Tanpa LPJ, Mahasiswa Soroti Transparansi Presma ZU

Tim Langkatoday
596
×

Iuran Masima Rp18 Juta Tanpa LPJ, Mahasiswa Soroti Transparansi Presma ZU

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Binjai, Langkatoday.com – Dugaan ketidaktransparanan pengelolaan dana kegiatan Mahasiswa Islam (Masima) mencuat di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Binjai. Seorang oknum Presiden Mahasiswa (Presma) berinisial ZU menjadi sorotan setelah dana yang dihimpun dari puluhan mahasiswa disebut belum dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Informasi yang dihimpun, dana Masima berasal dari 72 mahasiswa dengan iuran masing-masing Rp250.000, sehingga total dana yang terkumpul mencapai Rp18 juta. Namun hingga waktu yang telah disepakati, laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut tidak kunjung disampaikan kepada peserta.

Salah seorang mahasiswa mengaku iuran tersebut dikumpulkan dengan janji pelaksanaan kegiatan serta penerbitan sertifikat yang dibutuhkan sebagai syarat administrasi sidang akhir kuliah.

“Dari awal kami diminta membayar untuk ikut kegiatan dan dijanjikan sertifikat. Tapi sampai sekarang tidak ada penjelasan ke mana dana itu digunakan,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (20/12).

Kondisi ini memicu kekecewaan dan keresahan di kalangan mahasiswa. Mereka menilai persoalan tersebut menyangkut etika kepemimpinan dan tanggung jawab moral organisasi mahasiswa. Bahkan, sebagian mahasiswa mendesak pihak kampus turun tangan melakukan klarifikasi dan audit internal.

Dilansir dari laman SumutVoice.id, Presma ZU membantah tudingan tidak transparan. Ia menyebut data yang beredar tidak akurat dan belum diperbarui.

“Data yang abang punya salah. Terkait semua hal di atas bisa kita klarifikasi sejelas-jelasnya,” kata ZU.

ZU juga menyatakan bahwa seluruh proses kegiatan Masima berada di bawah tanggung jawab dan koordinasi internal organisasi, serta menyebut klarifikasi resmi akan disampaikan oleh pihak kampus.

“Nanti pihak kampus yang akan langsung mengklarifikasi permasalahan ini,” ujarnya.

Saat diminta menunjukkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan rincian penggunaan dana Masima, ZU mengaku akan merilis data terbaru dalam waktu dekat. Namun hingga berita ini diturunkan, dokumen tersebut belum disampaikan secara tertulis kepada media.

Mahasiswa berharap klarifikasi dilakukan secara terbuka, tertulis, dan dapat diakses, mengingat dana tersebut merupakan iuran kolektif mahasiswa dan berkaitan langsung dengan kepentingan akademik.