Perbaungan, Langkatoday.com – Dosen Program Studi Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia Medan (IKH) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Lidah Tanah, Kamis (22/1).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menambah pengetahuan warga terkait pencegahan stunting, khususnya melalui pemenuhan gizi pada balita.
Pengabdian masyarakat tersebut dipimpin oleh Bd. Afrahul Padilah Siregar, SST., M.Kes selaku ketua, dengan anggota Bd. Jitasari Tarigan Sibero, SST., S.Pd., M.Kes dan Bd. Dewi Sartika, SST., MKM, serta melibatkan dua mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan, yakni Rahel Angelista Silalahi dan Rebi Vidona Br Sitepu.
Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Edukasi Gizi Berbasis Keluarga sebagai Strategi Preventif Stunting pada Balita di Desa Lidah Tanah Kecamatan Perbaungan”. Penyuluhan kesehatan tersebut diikuti oleh 20 ibu yang memiliki balita dan berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Lidah Tanah, Usman, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dosen IKH Medan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat desa.
Dalam penyuluhan, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep stunting, dampaknya terhadap tumbuh kembang anak, serta pentingnya peran keluarga dalam pemenuhan gizi seimbang bagi balita sebagai langkah pencegahan sejak dini.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para ibu tampak serius menyimak materi dan aktif mengajukan pertanyaan. Salah satu peserta, Widya, mengaku memperoleh pemahaman baru terkait stunting dan kebutuhan gizi balita.
“Sebelumnya saya sering mendengar istilah stunting, tapi belum benar-benar paham apa itu stunting dan bagaimana cara mencegahnya. Setelah ikut kegiatan ini, pengetahuan saya jadi bertambah,” ujarnya.
Secara umum, para peserta merasa senang dan terbantu karena materi yang disampaikan dinilai sangat relevan dan bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengasuhan dan pemenuhan gizi balita.
Pelaksanaan edukasi kesehatan ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan kesadaran ibu akan pentingnya gizi berbasis keluarga sebagai strategi preventif stunting. Para peserta juga menyatakan komitmen untuk menerapkan pola pemberian gizi yang baik dan seimbang demi mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.
Kepala Desa Lidah Tanah, Usman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh dosen IKH Medan atas kontribusi dan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat desa.
Sementara itu, Ketua Tim PkM Bd. Afrahul Padilah Siregar, SST., M.Kes juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah desa dan partisipasi aktif para peserta.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin ke depannya, sehingga manfaat edukasi gizi dan pencegahan stunting dapat terus dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
.png)





