Iklan
DomaiNesia
DomaiNesia
HukumRegional

Isu Ruangan Indehoy dan Foto Selfie Tahanan Viral, Respon Karutan Labuhan Deli Bikin Geleng Kepala

2210
×

Isu Ruangan Indehoy dan Foto Selfie Tahanan Viral, Respon Karutan Labuhan Deli Bikin Geleng Kepala

Sebarkan artikel ini
channel whastapp langkatoday

Medan, Langkatoday.com – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Labuhan Deli kembali diterpa isu tak sedap. Setelah sebelumnya sempat disorot terkait dugaan fasilitas mewah bagi tahanan narkoba, kini muncul isu penyediaan “ruang biologis/ruang indehoy” yang bebas dari pengawasan alat komunikasi (handphone).

Keresahan ini bermula dari viralnya foto seorang tahanan pria di media sosial yang sedang melakukan selfie menggunakan ponsel.

Iklan
Promo Website Ramadhan
Iklan

Di latar belakang foto tersebut, terlihat seorang wanita tengah berbaring di atas tempat tidur yang menyerupai springbed dengan balutan selimut.

Isu ini mencuat di tengah instruksi keras Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Impas), Agus Andrianto, yang melarang keras peredaran ponsel di dalam lapas maupun rutan di seluruh Indonesia.

Bantahan Karutan: Kejadian di Rumah Sakit

Menanggapi isu yang berkembang, Kepala Rutan (Karutan) Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, A.Md. IP., S.Sos., M.Si., membantah tegas bahwa foto tersebut diambil di dalam area rutan.

“Ruangan yang diposting di media sosial itu bukan di Rutan Labuhan Deli, melainkan di Rumah Sakit Bandung,” ungkap Eddy saat memberikan klarifikasi kepada wartawan, Selasa (27/1) sore.

Eddy menjelaskan bahwa pria dalam foto tersebut berinisial R, yang berstatus sebagai tahanan Kejaksaan. Pada 31 Desember 2025, R mengeluh sakit sehingga dirujuk ke RS Bandung setelah berkoordinasi dengan Kasi Pidum Kejari Belawan.

“R dirujuk dengan pengawalan ketat dari Kejari Belawan, TNI, dan pegawai rutan. Foto yang viral itu saat dia di rumah sakit didampingi istrinya. Tidak benar itu di rutan,” tegas Eddy.

Kejanggalan yang Menjadi Pertanyaan Publik

Meski telah diklarifikasi, narasi yang beredar di publik tetap memicu tanda tanya. Beberapa poin yang disoroti antara lain:

  • Fasilitas Tempat Tidur: Penggunaan tempat tidur yang menyerupai springbed dinilai tidak lazim untuk standar fasilitas rumah sakit umum.
  • Prosedur Pengawalan: Secara umum, tahanan yang dirawat di RS luar rutan biasanya menjalani prosedur pengamanan ketat, seperti diborgol di tempat tidur, kecuali dalam kondisi medis yang sangat kritis.
  • Penggunaan Ponsel: Publik mempertanyakan bagaimana seorang tahanan dalam pengawalan tim gabungan (Kejaksaan, TNI, dan Rutan) tetap bisa bebas memegang ponsel dan berswafoto (selfie).

Sebelumnya, nama Rutan Labuhan Deli sempat mencuat setelah kasus Ilyas Sitorus yang kedapatan menggunakan ponsel dan fasilitas mewah hingga akhirnya dipindahkan ke Lapas Nusakambangan sebagai bentuk tindakan tegas.

Munculnya isu terbaru ini kembali menempatkan manajemen Rutan Labuhan Deli di bawah pengawasan ketat masyarakat dan instansi terkait.