Dulu Cuma Antar Berkas Jokowi, Kini Teddy Duduki Kursi Seskab, Pramono Anung Sampai Menangis

- Pewarta

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengenang perjalanan kariernya saat masih bertugas sebagai Asisten Ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Teddy mengaku tak pernah menyangka perjalanannya yang dimulai dari tugas sederhana mengantarkan berkas di lingkungan Istana kini membawanya menduduki jabatan Sekretaris Kabinet pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kisah tersebut disampaikan Teddy saat menerima kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen itu turut diunggah melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.

Di hadapan jajaran pegawai Setkab, Teddy mengungkapkan bahwa sekitar 10 tahun lalu dirinya pertama kali bertemu dengan Pramono Anung yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Kabinet.

“Sepuluh tahun lalu, kira-kira saya bertemulah dengan Pak Seskab Pramono Anung kala itu. Pekerjaan saya hanya antar-antar berkas di awal-awal. Orang bahkan belum tahu nama saya, hanya dari name tag,” ujar Teddy.

Baca Juga:  Makna Angka 1189 di Benda Mirip Airsoft Gun di TKP Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading

Menurut Teddy, perhatian yang diberikan Pramono menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Meski saat itu dirinya hanyalah seorang perwira muda, Pramono selalu mengingat namanya dan kerap memberikan arahan.

“Beliau selalu tahu nama saya. Pegawai kecil seperti saya diketahui namanya, rasanya senang sekali. Saya sering diajari oleh beliau. Saya masih ingat beliau memanggil saya ‘Ted’. Waktu itu saya masih letnan, tugas saya hanya mengantar berkas,” katanya.

Teddy juga mengenang pesan yang terus diingatnya hingga kini.

‘Ted, kamu beruntung bisa berada di sini. Manfaatkan kesempatan ini. Kalau bisa bantu orang, bantulah. Dipercaya Presiden itu sulit, dan saya yakin kamu punya kemampuan untuk itu.’ Pesan itu beliau sampaikan berulang kali dan saya ingat sampai sekarang,” tuturnya.

Menurut Teddy, perhatian Pramono tidak berhenti ketika masih menjabat sebagai Sekretaris Kabinet, tetapi terus berlanjut hingga saat ini.

Baca Juga:  MBG Tetap Jalan Saat Libur Sekolah, Ekonom: Ironis di Tengah Derita Korban Bencana Sumatera

Mendengar cerita tersebut, Pramono Anung tampak terharu hingga menitikkan air mata di hadapan para pegawai.

“Saya terus terang sangat terkejut. Ini mungkin pertama kalinya saya menangis lagi setelah dua tahun. Sebuah kehormatan bagi saya,” kata Pramono.

Ia pun meminta seluruh pegawai Sekretariat Kabinet untuk memberikan dukungan penuh kepada Teddy dalam menjalankan tugas sebagai Sekretaris Kabinet.

“Tanyakan kepada semua yang hadir, setiap bertemu saya selalu berpesan, ‘Kamu harus bantu Seskab sepenuhnya’,” ujarnya.

Pramono juga menegaskan bahwa sejak awal dirinya tidak pernah meragukan kemampuan Teddy dalam menjalankan amanah sebagai Sekretaris Kabinet. Menurutnya, dedikasi dan integritas yang ditunjukkan Teddy sejak masih menjadi perwira muda menjadi modal penting dalam mengemban tanggung jawab yang lebih besar di pemerintahan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Indonesia-Malaysia Sepakat Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru