Dosen dan Mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia Medan Edukasi Penanganan Demam Bayi dengan Kompres Bawang Merah

- Pewarta

Sabtu, 17 Mei 2025 - 14:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

MEDAN (Langkatoday) – Dosen dan mahasiswa dari Program Studi Kebidanan Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan kembali menjalankan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan bertajuk “Edukasi Kompres Bawang Merah terhadap Penurunan Suhu Tubuh Bayi Saat Demam” ini digelar pada Kamis (15/05) di GBI Rumah Persembahan Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengabdian ini dipimpin oleh Bd. Elya Rosa Br. Sembiring, S.Tr.Keb., S.Keb., MKM sebagai ketua tim. Turut bergabung sebagai anggota yakni Bd. Siti Aisyah, SST, MKM, Ribka Panjaitan, S.Tr.Keb., MKM, serta dua mahasiswa: Ersa Laura Oktavia Hutajulu dan Imel Riani Zega.

Baca Juga:  Pilihan Varian Sikat Gigi Pepsodent Nanosoft Sesuai Kebutuhan Perawatan Gigi

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan para ibu tentang alternatif penanganan demam pada bayi dengan cara alami, yakni kompres menggunakan bawang merah. Edukasi ini menyampaikan bahwa bawang merah dapat dibalurkan pada tubuh bayi satu hingga dua kali sehari selama masa demam sebagai metode tradisional yang aman dan minim efek samping.

Dalam sesi edukasi, dijelaskan bahwa demam merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi virus, bakteri, atau reaksi setelah imunisasi. Suhu tubuh disebut demam jika melebihi 37,5°C. Umumnya, orang tua memberikan obat antipiretik. Namun, penggunaan kompres alami seperti bawang merah juga dapat menjadi alternatif yang efektif dan terjangkau, terutama untuk mengurangi ketergantungan pada obat.

Baca Juga:  Dosen dan Mahasiswa STIT Al Washliyah Binjai Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Desa Tanjung Putus

Para narasumber menekankan bahwa ketakutan berlebih pada demam—yang dikenal dengan istilah “fobia demam”—sering membuat orang tua melakukan penanganan yang tidak tepat. Oleh karena itu, edukasi mengenai metode penanganan alami yang terbukti secara empiris dapat membantu mengurangi kecemasan serta mendorong penanganan demam secara bijak.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para ibu yang hadir, yang merasa lebih tenang dan percaya diri setelah mendapatkan pemahaman tentang manfaat dan cara penggunaan bawang merah dalam mengatasi demam pada anak.

Melalui kegiatan ini, Institut Kesehatan Helvetia Medan berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA
Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel
Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108
Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul
Mahasiswi USU Asal Langsa Meninggal, Isu Perundungan Masih Dalam Penelusuran
Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan
Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti
Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:56 WIB

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108

Rabu, 30 September 2026 - 17:56 WIB

Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul

Senin, 28 September 2026 - 13:18 WIB

Mahasiswi USU Asal Langsa Meninggal, Isu Perundungan Masih Dalam Penelusuran

Terbaru