ASN dan Kepala Desa di Luar Solo Anggap Jokowi Angin Lalu

SEMARANG (Langkatoday) Presiden ke-7 RI Joko Widodo berpeluang gagal mendongkrak elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, ada dua penyebab Jokowi tidak berhasil mengerek elektabilitas jagoannya itu.

“Pertama, Jokowi saat ini sudah jadi rakyat biasa. Hal itu menurunkan power Jokowi untuk mempengaruhi warga Jawa Tengah memilih paslon yang didukungnya,” kata Jamiluddin Ritonga, Minggu (17/11).

Baca Juga:  Terungkap Jejak Digital Aura Cinta: Remaja Debat dengan Dedi Mulyadi Ternyata Bintang Iklan Pinjol

Menurutnya, kalaupun ada yang tetap terpengaruh, itu hanya sebagian kecil. Rakyat di Jawa Tengah ini pendukung fanatik Jokowi, sehingga akan mengikuti ke mana Jokowi berlabuh.

“Namun warga Jawa tengah tampaknya tak banyak yang masuk kelompok itu. Karena itu, dukungan kelompok fanatik Jokowi ini tidak akan memberi bantuan signifikan untuk kemenangan Luthfi-Yasin,” kata Jamiluddin.

Baca Juga:  Viral! Dua Polisi Diduga Ugal-ugalan Naik Moge, Tabrak Nenek hingga Terkapar di Medan

Faktor kedua, Jokowi sudah tidak mempunyai akses yang cukup kuat lagi di birokrasi. Karena itu, pengaruhnya kepada ASN dan kepala desa sudah lemah.

“Karena itu, kehadiran Jokowi dalam kampanye Luthfi-Yasin tak akan banyak mempengaruhi ASN dan kepala desa untuk memilih paslon dukungannya,” ujarnya.

Baca Juga:  BRIN Eksplorasi Pengetahuan Lokal Keuneunong di Aceh Selatan dan Aceh Besar

Ia menilai jika ada dukungan dari kalangan ASN yang mendukung pilihan Jokowi, itu hanya sebatas di wilayah kediaman Jokowi.

“Di luar Solo, tampaknya Jokowi sudah dianggap angin lalu. Bahkan bisa jadi ASN dan kepala desa di luar Solo cenderung ke Handika-Hendi,” tutupnya

www.domainesia.com
Tutup
www.domainesia.com