Blackout Massal Lumpuhkan Sumbagut, PLN Targetkan Pemulihan 6–8 Jam

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5) malam setelah sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT) dilaporkan terpisah.

Gangguan tersebut berdampak luas hingga menyebabkan listrik padam total di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.

General Manager PLN UID Sumbar, Arjun Karim menjelaskan gangguan terjadi sekitar pukul 18.45 WIB akibat terputusnya jaringan transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kV.

“Terjadi pemisahan sistem Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah sehingga sistem Sumatera Bagian Utara mengalami padam total. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujarnya dalam keterangan singkat.

Menurutnya, gangguan berasal dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi. Saat ini PLN tengah melakukan proses recovery atau pemulihan sistem secara bertahap di seluruh wilayah terdampak.

PLN memperkirakan proses normalisasi pasokan listrik membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam, tergantung kondisi sistem di lapangan.

Baca Juga:  Bestie Jadi Tersangka! KPK Buka Peluang Panggil Gubernur Bobby Nasution Terkait Suap Jalan Rp157 Miliar

Akibat blackout tersebut, aktivitas masyarakat di sejumlah daerah sempat terganggu. Beberapa kawasan dilaporkan mengalami kemacetan akibat lampu lalu lintas padam, sementara jaringan komunikasi di beberapa titik juga ikut terdampak.

PLN mengimbau masyarakat tetap tenang, mengurangi penggunaan perangkat listrik saat aliran kembali normal, serta tetap berhati-hati selama proses pemulihan berlangsung.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Terbaru