Bestie Jadi Tersangka! KPK Buka Peluang Panggil Gubernur Bobby Nasution Terkait Suap Jalan Rp157 Miliar

- Pewarta

Minggu, 29 Juni 2025 - 06:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara (Sumut) kian menyeret nama besar. Setelah menetapkan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Ginting sebagai tersangka, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini membuka peluang memanggil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan langsung oleh Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Sabtu (28/6), menyusul operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Medan.

“Seperti yang telah kami sampaikan, KPK sedang menelusuri aliran dana dari uang suap senilai Rp2 miliar. Dana itu sebagian diberikan tunai, sebagian ditransfer, dan masih tersisa sekitar Rp231 juta,” ujar Asep.

Baca Juga:  Prabowo Lantik Dahnil Anzar Simanjuntak Wakil Menteri Haji dan Umrah

Penelusuran tersebut, menurut Asep, dilakukan bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Ia menegaskan bahwa siapa pun yang diduga menerima bagian dari uang suap akan diperiksa tanpa pandang bulu, termasuk kepala dinas lain hingga gubernur.

“Kalau memang uang itu bergerak ke kepala dinas lain atau ke gubernur, tentu akan kami panggil dan mintai keterangan. Tidak ada yang dikecualikan,” tegasnya.

Dua proyek jalan besar di Sumut yang kini menjadi sorotan KPK adalah Pembangunan Jalan Sipiongot–Batas Labuhanbatu Selatan senilai Rp96 miliar dan Jalan Hutaimbaru–Sipiongot senilai Rp61,8 miliar. Diduga, suap terkait proyek-proyek inilah yang menjerat Topan Ginting.

Menariknya, Topan Ginting dikenal publik sebagai sosok yang sangat dekat dengan Gubernur Bobby Nasution. Sebelum menjabat Kadis PUPR Sumut, ia sempat menjadi Plt Sekda Kota Medan saat Bobby menjabat wali kota. Hubungan keduanya bahkan kerap digambarkan dengan istilah “anak emas”, “ketua kelas”, hingga “bestie”.

Baca Juga:  Tindak Tegas Asusila! TransJakarta Tangkap Dua Pria Pelaku Onani di Dalam Bus

Kedekatan inilah yang memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan keterlibatan Bobby. Apalagi, Topan disebut-sebut punya peran strategis dalam pemenangan Bobby di Pilkada Medan dan Pilgub Sumut.

Meski belum ada penetapan tersangka baru, KPK memastikan kasus ini masih terus dikembangkan. Publik pun menanti, akankah sang gubernur menyusul sahabat dekatnya mengenakan rompi oranye?

“Kami akan mendalami setiap petunjuk yang muncul dari pengembangan kasus ini. Siapa pun yang terlibat, akan kami tindak,” pungkas Asep.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Terbaru