Binjai, Langkatoday.com – Suasana pagi di Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, mendadak gempar. Seorang pemuda ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di area instalasi pipa gas (exsmastri/robot gas) Sumur 07 SP X Wampu, milik Pertamina PEP Pangkalan Susu Field, Selasa (24/3).
Korban diketahui berinisial KA (22), warga Jalan Bakti, Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.
Kronologi Penemuan Jasad
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh petugas PAM Swakarsa Pertamina, Wagiran (54), saat melakukan patroli rutin di sepanjang pipa gas Jalan Petai sekitar pukul 05.00 WIB. Saat menyisir area vital tersebut, saksi terkejut melihat sosok laki-laki yang sudah tidak bernyawa tergantung menggunakan ikat pinggang di struktur besi instalasi gas.
Saksi segera melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, yang kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Jati Utomo, Pelda Iman Syahputra.
Evakuasi dan Olah TKP
Tim Reskrim Polsek Binjai Utara tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Petugas mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke RS Djoelham Binjai untuk pemeriksaan medis.
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya:
- Satu unit telepon seluler (Handphone).
- Satu unit sepeda motor.
- Seutas ikat pinggang warna hitam.
Dugaan Motif Permasalahan Keluarga
Berdasarkan analisa awal dan koordinasi di lapangan, dugaan sementara aksi nekat pemuda ini dipicu oleh depresi akibat permasalahan keluarga yang sedang dihadapinya. Namun, pihak kepolisian melalui Polsek Binjai Utara masih terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Proses penanganan di lokasi turut dihadiri oleh Waka Polsek Binjai Utara AKP Botang, perwakilan TNI AL Lettu Laut Rochman Sunarso, Kanit Reskrim Ipda Irfan ZM, serta personel pengamanan Obvit Pertamina.

.png)





