‘Anunya’ Dimainin Tapi Bayaran Kurang, Waria Dihabisi 2 Siswa SMP

- Pewarta

Rabu, 3 September 2025 - 21:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Lampung, Langkatoday – Pembunuhan terhadap Dainuro, 40, warga Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima, Lampung, sadis dan unik.

Ia dihujani 78 tikaman pisau oleh DA (15) dan RO (14) yang pernah jadi korban pelecehan seks Dainuro. Motifnya unik, bikin polisi geleng-geleng kepala.

Pelaku dendam kepada korban bukan karena pelecehan seks itu. Melainkan soal duit. Atau, uang pembayaran dari Dainuro kepada kedua pelaku setelah dilecehkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatreskrim Polres Pesawaran Iptu Pande Putu Yoga Mahendra kepada wartawan, Senin, 1 September 2025, menjelaskan, motif pembunuhan itu dendam pelaku terhadap korban.

Iptu Pande: ”Pelaku mengaku pernah dilecehkan korban. Yakni, alat kelamin pelaku dimainkan korban. Namun, yang membuat pelaku dendam kepada korban bukan soal pelecehan itu. Uang pemberian dari korban (atas pelecehan itu) dinilai pelaku terlalu sedikit dibandingkan hal yang sama yang dibayarkan korban kepada remaja pria lainnya.”

Baca Juga:  Papan Bunga di Kantor Dishub Medan: Apresiasi atau Sindiran? Realita Parkir Semrawut Jadi Sorotan

Awal hubungan sesama jenis antara korban dan kedua tersangka, Pande mengungkapkan, DA dan RO memang acapkali menawarkan jasa esek-esek kepada korban Dainuro, dengan menerima bayaran Rp30 ribu-Rp50 ribu.

Hasil pemeriksaan, hubungan sesama jenis antara ketiganya sudah terjalin selama beberapa bulan terakhir. Dari pengakuannya, DA sudah enam kali dan RO satu kali disetubuhi oleh korban Dainuro.

“Kedua tersangka ini mendengar informasi dari luar, selain mereka berdua ada orang lain biasa dibayar Rp100 ribu lebih, sehingga timbul rasa kecemburuan,” imbuh Kasatreskrim.

Iptu Pande Putu Yoga Mahendra menjelaskan, keduanya ditangkap pada Ahad (31/8/2025) lalu.

Baca Juga:  Viral! Mahasiswi di Langkat Laporkan Dosen atas Dugaan Pelecehan, Kampus Buka Suara?

“Tim Tekab 308 Polres Pesawaran bersama Polsek Kedondong berhasil menangkap dua pelajar pelaku pembunuhan D yang ditemukan meninggal dunia di salonnya,” katanya, Selasa (2/9/2025).

“Mereka ditangkap pada hari Minggu. Awalnya kami tangkap RO di rumah orang tuanya, kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap DA di rumah neneknya,” lanjutnya.

Pande menjelaskan, keduanya saat ini telah dilakukan penahanan di Mapolres Pesawaran.

“Sudah dilakukan penahanan, penyidik juga masuh terus menggali keterangan keduanya,” ucapnya.

Ia juga bilang dalam kasus ini melibatkan Balai Permasyaraktan (Bapas) karena keduanya masih anak-anak di bawah umur.

“Tentunya kami melibatkan Bapas dalam. Proses penyidik dan penyelidikannya mengingat mereka ini masih pelajar dan di bawah umur,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB