AMPK Sumut Demo di Polda, Desak Kasus Kematian Tenggo Diambil Alih dari Polres Binjai

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Aliansi Mahasiswa Pejuang Keadilan Sumatera Utara (AMPK Sumut) menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Sumatera Utara, Selasa (19/5).

Massa mendesak Polda Sumut mengambil alih penanganan kasus kematian Tenggo yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

Dalam aksinya, massa menilai penanganan kasus oleh Satreskrim Polres Binjai tidak maksimal dan terkesan mandul karena hingga kini masih ada sejumlah pelaku lain yang disebut belum ditangkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator aksi, Arfi Hasian Hasibuan, mengatakan pihaknya menyoroti penetapan satu tersangka berinisial NG yang dinilai janggal karena berdasarkan video yang beredar terdapat beberapa orang lain yang diduga ikut melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Penetapan tersangka atas nama NG yang dilakukan Polres Binjai kami menilai adanya tumpang tindih dikarenakan tersangka hanya satu orang. Sementara berdasarkan video yang kami dapatkan, direkam secara langsung adanya beberapa pelaku lain,” ujar Arfi dalam orasinya.

Baca Juga:  Drama Urine "Bening": Polisi Ralat Status Narkoba Pengemudi Seksi yang Tabrak Warung di Binjai

AMPK Sumut bahkan menduga tersangka NG hanya dijadikan tumbal dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan Tenggo.

Dalam video yang disebut dimiliki massa aksi, tampak beberapa orang diduga ikut terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. Mereka menyebut salah satu pria berbaju putih celana hitam memakai topi hitam diduga berinisial KI. Selain itu ada juga pria berbaju hitam celana pendek cokelat yang disebut berinisial RA serta satu nama lain berinisial AD.

“Dalam video itu tampak baju putih celana panjang hitam pakai topi hitam diduga berinisial KI. Kemudian ada pelaku lain baju hitam celana cokelat pendek diduga berinisial RA dan pelaku berinisial AD,” jelasnya.

Baca Juga:  Penuhi Janji kepada Warga, Bupati Langkat Terbitkan Instruksi Pendataan Rumah Rusak Tahap II di 15 Kecamatan

Massa juga menduga aksi pengeroyokan dilakukan secara terorganisir dan ada pihak yang menginstruksikan kejadian tersebut.

“Pengeroyokan ini kami duga dilakukan secara terorganisir berdasarkan bukti video. Karena itu kami menilai Polres Binjai tidak maksimal membuka tabir kasus pembunuhan Tenggo,” tegas Arfi.

AMPK Sumut meminta Polda Sumatera Utara turun tangan dan mengambil alih proses penyelidikan demi menjaga rasa keadilan di tengah masyarakat.

Dalam aksi tersebut, massa sempat memblokade jalan di depan Mapolda Sumut sehingga arus lalu lintas tersendat beberapa saat.

Usai menyampaikan tuntutan, massa akhirnya membubarkan diri secara tertib. Mereka mengancam akan kembali menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar apabila tuntutan tidak segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
Ada Apa dengan Polres Langkat? Sudah Jadi Tersangka Sejak Mei, Kasus KDRT Masih Berkutat di P-19
KPK Kejar Jejak Proyek Ondim, 16 Pihak Swasta Dipanggil Bersamaan
Eks HGU Jadi Persoalan Rumit, BPN Sumut Libatkan Guru Besar USU Cari Jalan Keluar
Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
Nama Eks Kadis PUTR Langkat Muncul Lagi, KPK Periksa Khairul Azmi dalam Kasus Ondim
Bebas Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Remisi dan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:04 WIB

KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Ada Apa dengan Polres Langkat? Sudah Jadi Tersangka Sejak Mei, Kasus KDRT Masih Berkutat di P-19

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIB

KPK Kejar Jejak Proyek Ondim, 16 Pihak Swasta Dipanggil Bersamaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Eks HGU Jadi Persoalan Rumit, BPN Sumut Libatkan Guru Besar USU Cari Jalan Keluar

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB