KOMBAT Bukan Organisasi Premanisme, Tegaskan Komitmen Hadir untuk Masyarakat

- Pewarta

Rabu, 2 September 2026 - 18:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Pimpinan Kombat Sumut

Pimpinan Kombat Sumut

Medan, Langkatoday.com – Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Restorasi Indonesia terus memperkuat eksistensinya di Sumatera Utara dengan membawa identitas sebagai organisasi kemasyarakatan yang mengedepankan pengabdian, kaderisasi, solidaritas dan kegiatan sosial.

Di tengah masih adanya stigma terhadap sebagian organisasi kemasyarakatan yang kerap dikaitkan dengan praktik premanisme, KOMBAT menegaskan bahwa organisasi tersebut memiliki garis perjuangan yang berbeda.

KOMBAT menyatakan diri sebagai organisasi yang anti-premanisme, anti-narkotika serta menolak berbagai bentuk tindakan yang bertentangan dengan hukum dan kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPW KOMBAT Restorasi Indonesia Sumatera Utara, Ricky Anthony, sebelumnya menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya diarahkan menjadi wadah pembentukan kader yang memiliki kapasitas dan integritas untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut tidak hanya disampaikan dalam forum organisasi, tetapi mulai ditunjukkan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Pada Maret 2026, misalnya, DPW KOMBAT Sumut menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim di Stabat, Kabupaten Langkat.

Baca Juga:  Uncle B dan Uncle Six Akhirnya Bayar Pajak Usai Jadi Temuan BPK

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dan solidaritas antarkader sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan kemasyarakatan juga terlihat dari keterlibatan jajaran KOMBAT dalam gotong royong massal bersama Pemerintah Kecamatan Medan Maimun dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, kader KOMBAT bersama unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan melakukan pembersihan lingkungan di sejumlah titik di kawasan Medan Maimun.

KOMBAT juga terus melakukan konsolidasi dan penguatan struktur organisasi hingga tingkat bawah. Konsolidasi tersebut diarahkan agar kader tidak sekadar menjadi anggota, tetapi mampu mengambil peran dalam kegiatan sosial dan pembangunan di lingkungan masing-masing.

Bukan Organisasi Premanisme

Sejak awal kehadirannya di Sumatera Utara, KOMBAT telah membawa pesan bahwa organisasi tersebut tidak ingin dicitrakan sebagai kelompok yang mengedepankan kekuatan massa atau aksi premanisme.

Baca Juga:  Penemuan Ladang Gas Raksasa di Laut Aceh: Blok South Andaman Diperkuat, Potensi Energi Nasional Melesat

Ketua Umum DPP KOMBAT Restorasi Indonesia, Iskandar ST, sebelumnya bahkan menegaskan bahwa KOMBAT bukan organisasi preman, narkoba maupun wadah aktivitas yang dilarang.

Ia juga menyebut kader yang terlibat dalam tindakan premanisme atau narkotika dapat dikeluarkan dari organisasi.

Sementara Ricky Anthony menempatkan kaderisasi sebagai salah satu fokus utama organisasi.

KOMBAT diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar berorganisasi sekaligus mempersiapkan diri mengambil peran kepemimpinan.

Dengan semakin berkembangnya struktur KOMBAT di Sumatera Utara, organisasi tersebut kini dituntut membuktikan komitmennya melalui kerja nyata di tengah masyarakat.

Bagi KOMBAT, keberadaan organisasi bukan semata soal banyaknya anggota, tetapi bagaimana kader dapat memberikan manfaat, menjaga ketertiban, membangun solidaritas serta ikut mengawal kepentingan masyarakat secara konstruktif.

KOMBAT ingin membangun identitas sebagai organisasi yang hadir untuk masyarakat—bukan organisasi premanisme.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub
Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa
HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Anggaran Listrik PJU Langkat Rp50 Miliar Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Kadishub

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Anggota DPR Khawatir Penghentian MBG Saat PJJ Ganggu Asupan Gizi Siswa

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Terbaru