MUSDA VIII MABMI Langkat Resmi Dibuka, Syah Afandin Ajak Jaga Identitas Budaya Melayu

Stabat, Langkatoday.comPemerintah Kabupaten Langkat menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu sebagai identitas daerah. 

Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH saat membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) VIII Pengurus Daerah Masyarakat Adat Budaya Melayu Indonesia (PD MABMI) Kabupaten Langkat Tahun 2026 di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, Senin (11/5).

Kegiatan yang berlangsung penuh nuansa adat Melayu itu mengangkat tema “Meneguhkan Melayu Sebagai Bagian Sejarah Peradaban, Perjuangan dan Kemajuan Tanah Bertuah Negeri Beradat Kabupaten Langkat.”

Dalam sambutannya, Syah Afandin menilai MABMI memiliki posisi penting dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Baca Juga:  3 Kali Terekam CCTV, Pasutri Pembobol Masjid di Asahan Ditangkap

“Budaya Melayu bukan hanya warisan leluhur, tetapi identitas yang harus dijaga bersama. Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus mendukung upaya pelestarian adat dan budaya Melayu agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Syah Afandin.

Bupati juga berharap MUSDA VIII mampu melahirkan kepemimpinan baru yang dapat membawa organisasi semakin solid dan aktif dalam mendukung pembangunan daerah berbasis budaya dan kearifan lokal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PB MABMI Prof. dr. OK Saidin, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, hingga para pengurus MABMI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Langkat.

Baca Juga:  Indonesia dan Rusia Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir: PLTN Pertama Ditargetkan Beroperasi 2032

Ketua panitia pelaksana, H. Hadi Ilham, menjelaskan MUSDA VIII digelar sebagai forum organisasi untuk memilih Ketua PD MABMI Kabupaten Langkat periode 2026–2031 sekaligus merumuskan arah organisasi ke depan.

Ia menyebut peserta MUSDA terdiri dari unsur pengurus cabang, pengurus daerah, pengurus wilayah, dan peserta peninjau.

“Kami berharap MUSDA ini dapat menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan MABMI dan pelestarian budaya Melayu di Kabupaten Langkat,” katanya.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Proyek EDC BRI Senilai Rp2,1 Triliun

Sementara itu, Ketua PB MABMI Prof. dr. OK Saidin menekankan pentingnya menjaga eksistensi budaya Melayu di tengah arus globalisasi yang terus berkembang.

Menurutnya, budaya Melayu harus tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga nilai adat, etika, dan persatuan sosial.

Pada akhir MUSDA, Muhammad Suhaimi, S.STP., M.SP resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PD MABMI Kabupaten Langkat periode 2026–2031.

Terpilihnya Muhammad Suhaimi diharapkan mampu membawa MABMI Langkat semakin aktif dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya Melayu sebagai jati diri masyarakat Kabupaten Langkat.

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia