Bukan untuk Belajar, SD di Bahorok Malah Dipakai Simpan Mesin Dingdong dan Judi Elektronik!

- Pewarta

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday) – Miris! Sebuah bangunan Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, viral di media sosial setelah diduga dijadikan gudang penyimpanan mesin judi. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu itu justru disulap menjadi tempat parkir mesin tembak ikan dan dingdong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video berdurasi 20 detik yang beredar luas, tampak jelas beberapa mesin judi tembak ikan diletakkan di luar kelas. Sementara sejumlah mesin dingdong terlihat disimpan rapi di dalam ruang kelas SD Negeri 050655 yang berada di Kecamatan Bahorok.

Baca Juga:  15 Korban Luka dalam Bentrok Massa Pengajian Habib Rizieq di Pemalang, 4 Polisi

Menurut informasi yang diterima Langkatoday, sekolah tersebut sudah kosong dan tak aktif selama tiga tahun terakhir karena kekurangan murid. Kondisi ini diduga dimanfaatkan oleh seorang bandar berinisial B untuk menyulap bangunan sekolah menjadi markas penyimpanan alat judi elektronik.

Menanggapi temuan ini, Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Langkat, M. Fazar Kurniawan, angkat bicara. Saat dikonfirmasi awak media, ia mengaku belum mengetahui sebelumnya dan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Terima kasih infonya, akan saya tinjau. Saya akan monitor atas laporannya,” ujar Fazar, dikutip Selasa (29/7).

Sementara itu, Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeang juga menyatakan belum mengetahui informasi ini sebelumya. Ia berjanji segera melakukan penyelidikan dengan menurunkan tim reskrim ke lokasi.

Baca Juga:  Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci

“Oh iya, saya baru dapat info. Akan saya perintahkan kanit reskrim lidik dan ungkap kebenaran informasi tersebut,” kata Tunggul.

Ketika ditanya soal sosok bandar berinisial B yang diduga kuat berada di balik aktivitas ilegal ini, Tunggul belum memberikan banyak komentar.

“Masih kita lidik,” singkatnya.

Kejadian ini memicu kecaman dari masyarakat yang menyayangkan lemahnya pengawasan terhadap aset pendidikan yang terbengkalai. Banyak pihak berharap kasus ini segera diusut tuntas dan aparat bertindak tegas terhadap para pelaku. (rel/anil)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu
Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci
Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober
Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Terbaru