Hampir 2 Juta Guru Dikirim Tunjangan ke Rekening, Mendikdasmen: Terobosan Pemerintah

- Pewarta

Jumat, 14 Maret 2025 - 06:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan tunjangan ASN akan disalurkan ke rekening guru secara langsung. Rencananya, tunjangan itu akan dicairkan pada bulan ini sebagai kado Lebaran Idul Fitri.

Mu’ti merinci terdapat hampir 1,5 juta guru ASN yang akan menerima tunjangan itu. Adapun jumlah guru non-ASN yang memperoleh tunjangan itu di angka hampir 400 ribu orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Guru ASN yang menerima transfer langsung adalah 1.476.964, sedangkan untuk guru non-ASN yang berjumlah 392.802 menerima transfer langsung ke rekening masing-masing guru,” kata Abdul Mu’ti pada Kamis (13/3).

Baca Juga:  Purbaya Yudhi Sadewa: THR Dipotong Pajak Itu Wajar, Sistem Berlaku untuk Semua Penghasilan

Mu’ti menjelaskan penyaluran tunjangan ASN secara langsung ke rekening guru itu termasuk janji Presiden Prabowo Subianto meningkatkan kesejahteraan guru. Langkah ini sekaligus menunjukkan pemerintah tak anti kritik. Sebab pemerintah menyerap aspirasi agar tunjangan disalurkan langsung.

“Kebijakan penyaluran langsung ini merupakan terobosan dan jawaban pemerintah atas aspirasi masyarakat, khususnya aspirasi para guru. Karena itu, tidak benar kalau pemerintah antikritik dan tidak mendengar aspirasi masyarakat,” ujar Mu’ti.

Mu’ti juga menyebut terobosan ini penting untuk kesejahteraan guru. Apalagi selama hampir 15 tahun terakhir, tunjangan guru malah dikirimkan dari Kementerian Keuangan ke rekening pemerintah daerah lalu ditransfer ke rekening guru. Menurut Mu’ti, cara semacam itu rawan gangguan.

Baca Juga:  Hidup Makin Berat, Sri Mulyani Pilih Pajaki Orang Miskin Ketimbang Konglomerat

“Proses transfer memakan waktu yang lama, para guru menerima per tiga bulan. Bahkan, di beberapa daerah mengalami keterlambatan dengan berbagai alasan,” ujar Mu’ti.

Hingga saat ini, proses verifikasi dan validasi data rekening para guru masih berlangsung. Proses transfer akan dilakukan setelah data lengkap diperoleh Kemendikdasmen.

“Ini merupakan realisasi atas arahan dan kebijakan Bapak Presiden agar birokrasi dan layanan publik tidak birokratis, tetapi harus memudahkan, cepat, tepat, efektif, dan efisien,” ucap Mu’ti. (rel)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Kebakaran Hutan, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Terbaru