Heboh! 20 Mortir Ditemukan di Perkebunan LNK Hinai, Langkat — Diduga Peninggalan Zaman Penjajahan

- Pewarta

Jumat, 27 Juni 2025 - 20:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

HINAI (Langkatoday) – Warga Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dihebohkan dengan penemuan puluhan mortir yang tertanam di area perkebunan milik perusahaan LNK, tepatnya di Dusun Tanjung Beringin, Desa Sei Semayang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 20 unit mortir dalam kondisi berkarat ditemukan oleh pekerja saat aktivitas penggalian tanah di lokasi tersebut. Penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak berwajib, dan kawasan perkebunan pun segera dipasang garis polisi. Tim Gegana Brimob Polda Sumut bersama personel TNI diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan pengamanan.

“Mortir-mortir ini ditemukan dalam satu lubang besar saat proses land clearing dengan alat berat. Posisi mereka tidak terlalu dalam, hanya sekitar 30–50 cm dari permukaan tanah,” ujar salah satu petugas yang berada di lokasi.

Baca Juga:  Viral Video CCTV Pasangan Diduga Buang Anak Bayi Laki-laki Berusia 8 Jam di Tangsel

Namun temuan ini memunculkan sejumlah tanda tanya besar. Pasalnya, area perkebunan tersebut telah dikelola sejak lama dan telah beberapa kali dilakukan replanting atau penanaman ulang kelapa sawit. Publik pun mempertanyakan, mengapa benda berbahaya ini baru ditemukan sekarang?

Apalagi jika benar mortir tersebut merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda, seharusnya benda itu sudah tertanam sangat dalam akibat proses alam selama puluhan tahun. Sementara dalam foto-foto yang beredar, terlihat mortir-mortir tersebut berada tidak jauh dari permukaan.

“Kami mempertanyakan juga SOP keselamatan kerja di perusahaan tersebut. Kenapa saat replanting sebelumnya tidak terdeteksi? Padahal ini menyangkut nyawa pekerja,” ungkap salah satu warga yang ikut menyaksikan evakuasi.

Pihak berwenang belum mengonfirmasi secara resmi jenis dan asal usul mortir tersebut. Namun proses identifikasi masih berlangsung oleh tim penjinak bom. Dugaan sementara, mortir ini merupakan amunisi aktif dari masa lalu, namun belum diketahui pasti apakah masih berfungsi atau sudah non-aktif.

Baca Juga:  Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Kapolsek Hinai, Danramil, dan pihak Densus Gegana masih menunggu hasil analisa lanjutan dari lab forensik militer. Lokasi penemuan sementara waktu ditutup total dari aktivitas pekerja, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Langkah Lanjutan

Pemerintah daerah dan aparat keamanan diminta untuk segera melakukan pemetaan ulang kawasan rawan temuan bahan peledak di wilayah Langkat, mengingat daerah ini pernah menjadi salah satu lintasan strategis militer di masa silam.

Penemuan ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya pemeriksaan menyeluruh terhadap lahan-lahan yang memiliki potensi sejarah militer atau bekas wilayah konflik.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Viral Potongan Live TikTok, Berlliana Lovell Merasa Direndahkan sebagai Perempuan
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu
Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Penembakan Wadan Koti PP di Deli Serdang, Polda Sumut Tangkap Tiga Terduga Pelaku

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Viral Potongan Live TikTok, Berlliana Lovell Merasa Direndahkan sebagai Perempuan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Terbaru